Efek Radiasi Ponsel Bagi Kesehatan Sperma

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Semakin pesatnya penggunaan HP, rupanya juga memunculkan ancaman bagi kesehatan pria. Pasalnya kebiasaan pria yang menaruh ponsel di kantong celana bagian depan, dapat mengganggu kesehatan sperma. Lantas kenapa hal tersebut bisa terjadi?

Awas, radiasi ponsel cukup berbahaya

Di era modern seperti sekarang ini, ponsel telah menjadi kebutuhan primer bagi seseorang. Seiring perubahan fungsi tersebut, penggunaan HP rupanya dapat mengakibatkan radiasi yang cukup berbahaya bagi kesehatan seseorang.

Pasalnya pada ponsel terdapat transmitter yang bisa mengubah suara menjadi gelombang sinusoidal kontinu. Gelombang tersebut selanjutnya dipancarkan keluar melalui antenna. Rupanya gelombang RF (radio frequency) inilah dapat memunculkan radiasi elektromagnetik.

Radiasi elektromagnetik terdiri dari gelombang energi magnetik dan elektrik. Saat seseorang melakukan aktivitas menelepon, ponsel biasanya diletakkan pada telinga yang berada di kepala. Pada posisi inilah peluang paparan radiasi dari ponsel, akan diserap oleh jaringan tubuh.

Beberapa pihak memang berpendapat jika radiasi dari penggunaan ponsel tidak terlalu berbahaya, karena hanya tergolong gelombang RF. Namun demikian, bukan berarti tidak ada efek samping. Radiasi RF pada paparan yang cukup tinggi, tetap berpeluang merusak jaringan tubuh.

Radiasi RF pada level tinggi memiliki kemampuan untuk memanaskan jaringan tubuh, layaknya oven microwave yang digunakan untuk memanaskan makanan. Alhasil radiasi itu bisa mengganggu jaringan tubuh, karena tubuh manusia tidak dipengkapi dengan peralatan untuk mengantisipasi panas berlebih yang diakibatkan radiasi RF.

Penelitian terkait radiasi ponsel yang mengganggu sperma

Berbagai penelitian pernah dilakukan guna mengetahui bahaya radiasi ponsel bagi kesehatan sperma pria. Hasil penelitian tersebut beraneka ragam, meski secara garis besar memiliki kesamaan. Para peneliti menyimpulkan bahwa pria yang kerap menggunakan ponsel kecenderungannya mempunyai sperma yang lebih lambat bergerak, dibandingkan pria yang tidak menggunakan ponsel.

Misalnya para peneliti dari Afrika Selatan yang mengatakan jika pria yang membawa ponselnya di kantong celana depan atau pinggul, mempunyai sperma yang lebih lambat dalam berenang. Padahal kecepatan sperma sangat berpengaruh besar pada kesuburan pria.

Para peneliti dari Turki juga pernah mengkaji efek radiasi terkait kesehatan sel sperma pria. Peneliti meletakan sel sperma manusia dalam cawan patri, kemudian diberi paparan radiasi ponsel selama satu jam. Hasilnya menunjukkan jika paparan ponsel tersebut mengakibatkan sperma menjadi abnormal, sehingga mengalami kesulitan dalam mencapai sel telur.

Dari berbagai penelitian tersebut para ahli akhirnya menyarankan kepada pria muda yang masih produktif, agar tidak membiasakan diri menaruh ponselnya di saku celana. Meski sebagian pihak menganggap tidak terlalu berbahaya, namun radiasi gelombang ponsel tetap saja memberikan dampak buruk jika digunakan dalam jangka waktu yang lama.

Tips cara mengurangi efek radiasi ponsel

  1. Pria dapat menggunakan headset atau headphone nirkabel (wireless) dengan emitor bluetooth yang berdaya rendah.
  2. Pria bisa menjauhkan ponsel, setidaknya sekitar 1 inci hingga 2,5 cm dari tubuh.
  3. Pria jangan menyimpan ponsel di kantong celana atau baju.
  4. Jika memungkinkan, pria bisa menggunakan ponsel dalam kondisi sinyal terkuat.
  5. Jika memungkinkan, pria bisa mengirim SMS saja daripada menelepon.
  6. Pria juga jangan membiasakan diri menyimpan ponsel di bawah bantal.
  7. Pria bisa menggunakan casing (tutup) antiradiasi. (APY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here