Efek Samping dari Kemoterapi Kanker Kelenjar Getah Bening

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Dalam keadaan normal, sistem limfatik merupakan organ yang berperan dalam membantu tubuh untuk menyerang kuman, infeksi dan zat-zat asing dari luar tubuh agar tubuh tetap terlindungi dan selalu dalam keadaan sehat.

Sistem limfatik itu berbentuk cairan yang mengalir ke seluruh tubuh melalui pembuluh limfatik atau kelenjar yang disebut kelenjar getah bening. Kelenjar getah bening normalnya di dapatkan pada daerah leher, ketiak dan pangkal paha.

Kelenjar getah bening yang terinfeksi oleh kuman atau infeksi biasanya akan mengalami pembengkakan yang akan menjadi tumor. Tumor kelenjar getah bening yang tidak diobati dengan benar maka akan mengakibatkan pertumbuhan sel abnormal yang lama kelamaan menjadi sel kanker.

Tak berbeda dengan jenis kanker lainnya, kanker kelenjar getah bening juga merupakan kanker yang berbahaya dan dapat mengakibatkan kematian bagi penderitannya. Oleh karena itu bagi penderita kanker kelenjar getah bening harus segera mendapatkan pengobatan yang tepat dan benar.

Salah satu pengobatan kanker yang populer atau sering digunakan adalah kemoterapi. Metode kemoterapi ini juga dapat digunakan untuk mengobati kanker kelenjar getah bening.

Kemoterapi merupakan suatu metode pengobatan pada penyakit kanker, tak terkecuali kanker kelenjar getah bening. Kemoterapi ini dilakukan dengan memasukan berbagai macam obat ke dalam tubuh. Obat yang dimasukkan tersebut berfungsi untuk menyerang berbagai jenis sel kanker dalam tubuh manusia. Meskipun biaya kemoterapi mahal, banyak penderita kanker yang menggunakan metode ini dengan alasan ini merupakan satu-satunya jalan agar mereka sembuh.

Ketika anda menjalani pengobatan sakit apapun, pasti akan ada yang namanya efek samping. Termasuk kemoterapi yang dijalani oleh penderita kanker kelenjar getah bening, umumnya juga memberikan efek samping pada tubuh penderita.

Bisa kita bayangkan, prinsip dari kemoterapi adalah memasukan berbagai jenis obat bahkan bisa mencapai 100 jenis obat, yang bertujuan untuk membunuh sel kanker tersebut. Dan yang lebih berbahaya, obat-obatan tersebut tidak hanya menbunuh sel jahat tetapi juga sel sehat dalam tubuh.Sehingga ada kemungkinan sel sehat dalam tubuh juga akan mati. Jadi, sudah pasti kemoterapi pada kelenjar getah bening ini memiliki efek samping. Efek samping dari kemoterapi kelenjar getah bening itu meliputi :

  1. Rambut rontok

Efek samping yang paling umum setelah melakukan kemoterapi adalah kerontokan rambut. Kerontokan rambut terjadi karena obat tersebut tidak dapat membedakan sel jahat dan sel sehat, dimana rambut memiliki sel folikel yang memiliki sifat mudah membelah, seperti halnya kanker. Sehingga obat kemoterapi akan menyerang keduanya.

  1. Nafsu makan menurun

Orang yang dikemoterapi biasanya juga mengalami penurunan nafsu makan. Penurunan nafsu makan ini disertai dengan mual muntah, karena obat dari kemoterapi ini pada dasarnya memberikan efek muntah pada pasien kemoterapi.

  1. Mudah diare

Karena nafsu makan menurun maka tubuh akan kekurangan gizi, dan juga disertai depresi karena cemas. Gizi yang kurang tersebut dapat memudahkan anda mengalami diare.

  1. Adanya alergi

Alergi pada pasien setelah kemoterapi merupakan bentuk respon tubuh terhadap kemoterapi kanker kelenjar getah bening yang telah dilakukan. Dan juga membuat tubuh menjadi hipersensitif.

  1. Kulit kering

Efek samping lain yang ditimbulkan dari kemoterapi kanker kelenjar getah bening adalah kulit anda menjadi kering. Tak hanya itu, kadang juga disertai gatal-gatal sampai bersisik dan kulit mengelupas.

  1. Kurang darah

Kemoterapi yang dilakukan juga berdampak pada penurunan produksi sel darah merah. Sehingga penderita kanker kelenjar getah bening akan mengalami anemia atau kekurangan darah.

  1. Iritasi pada jaringan mulut

Iritasi jaringat mulut paska kemoterapi berupa sariawan dan sakit tenggorokan. (DKA)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY