Empat Faktor Penyebab Remaja Menjadi Obesitas

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Obesitas saat ini tak hanya menjadi momok bagi orang dewasa, tetapi juga remaja. Bahkan, bisa dibilang kalau obesitas menjadi salah satu ancaman remaja masa kini. Ini karena pengaruh gaya hidup yang serba praktis dan instan. Tak hanya membuat penampilan tak sedap dipandang, obesitas juga membuat penderitanya lebih berisiko terkena tekanan darah tinggi, diabetes, sakit jantung, dan bahkan ada penelitian yang melaporkan bahwa obesitas membuat kecerdasan remaja menurun.

Oleh karenanya, perlu dilakukan pencegahan sejak dini agar remaja Anda terhindar dari obesitas. Pencegahan yang paling utama tentunya dengan sebisa mungkin menjauhi apa yang menjadi penyebabnya. Pada dasarnya, penyebab obesitas remaja tak jauh berbeda dengan obesita dewasa, yaitu:

  1. Makan berlebihan. Kurang gizi karena sedikit makan memang tak baik bagi kesehatan, tapi terlalu banyak makan juga sama buruknya. Asupan karbohidrat dan lemak yang tidak diimbangi asupan sayur dan buah dapat menyebabkan penimbunan banyak kalori yang tak terubah menjadi energi dan akhirnya tersimpan sebagai lemak. Akibatnya, terjadi peningkatan berat badan dari waktu ke waktu hingga akhirnya menjadi obesitas.
  1. Kurang olahraga. Kurangnya aktivitas fisik merupakan faktor penting lainnya yang menjadi pemicu obesitas pada remaja. Ketika Anda kurang gerak, maka tubuh tidak menggunakan energi yang disediakan oleh makanan yang Anda makan sehingga energi tersebut pada akhirnya akan disimpan sebagai lemak. Banyak remaja di era digital ini cenderung lebih suka menghabiskan waktu dengan bermain gadget sambil tiduran ketimbang melakukan aktivitas fisik yang membuatnya berkeringat.
  1. Kondisi medis. Dalam beberapa kasus, obesitas juga dapat disebabkan oleh kondisi medis tertentu, seperti hipotiroidisme (kelenjar tiroid kurang aktif) dan Cushing’s syndrome (produksi hormon steroid berlebih). Selain itu, obat-obatan tertentu, diantaranya beberapa kortikosteroid, obat epilepsi, obat diabetes, antidepresan, dan obat skizofrenia dapat pula menyebabkan peningkatan berat badan.
  1. Genetik. Obesitas ada hubungannya dengan faktor genetik. Dalam kehidupan sehari-hari, sering kita melihat anak-anak yang gemuk memiliki orangtua yang gemuk pula. Sifat-sifat genetik tertentu dapat diwariskan dari orang tua, seperti selera makan yang tinggi. Selain itu, ketika seorang wanita hamil dalam kondisi obesitas, unsur sel lemak dalam tubuhnya secara otomatis akan diturunkan pada janin dalam kandungan.

Itulah beberapa penyebab obesitas pada remaja. Jika anak remaja Anda kelebihan berat badan, segera modifikasi gaya hidupnya. Jika tak ada perubahan yang berarti, jangan ragu untuk meminta saran dokter. (RFZ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here