Empat Fase Siklus Respon Seksual

SehatFresh.com – Baik pria atau wanita, keduanya memiliki rangkaian fisiologis terkait respons aktifitas seksual. Siklus respon seksual merujuk pada urutan perubahan fisik dan emosional yang terjadi ketika seseorang menjadi terangsang dan berpartisipasi dalam aktiftas seksual termasuk hubungan seksual dan masturbasi. Secara umum, siklus respon seksual terdiri dari fase perangsangan, plateau, orgasmik, dan, resolusi.

  • Fase perangsangan (excitement phase)
    Fase ini terjadi karena adanya rangsangan fisik seperti sentuhan atau kecupan dan psikologis seperti fantasi sehingga terjadi ereksi pada pria atau lubrikasi pada vagina wanita. Pada wanita, puting payudara menjadi keras dan klitoris menjadi tebal.
  • Fase plateau
    Fase ini juga disebut orgasmic platform. Pada fase ini, rangsangan seksual mencapai derajat tertinggi yaitu sebelum mencapai ambang batas yang diperlukan untuk terjadinya orgasme (periode singkat sebelum orgasme). Bila rangsangan berlangsung terus, testis menjadi lebih besar, sementara itu vagina bagian bawah menjadi mengecil dan payudara wanita menjadi mengeras.
  • Fase orgasmik
    Orgasme adalah perasaan kepuasan seks yang bersifat fisik dan psikologik dalam aktifitas seks sebagai akibat pelepasan memuncaknya ketegangan seksual (sexual tension) setelah terjadi fase rangsangan yang memuncak pada fase plateau. Pada pria, mereka akan mengalami perasaan ejakulasi yang tak terhindarkan hingga akhirnya terjadi ejakulasi. Sementara itu, fase orgasmik pada wanita ditandai dengan kontraksi di dinding sepertiga bagian bawah vagina.
  • Fase resolusi
    Pada fase resolusi, terjadi pengaliran darah keluar dari area genital sehingga badan kembali dalam keadaan rileks. Resolusi ditandai dengan perasaan senang dan lega serta reaksi pengeluaran keringat di seluruh badan.

Meski sama-sama memiliki persamaan dasar, respon seksual pada wanita terdapat beberapa perbedaan dengan pria. Pada umumnya, wanita memiliki fase plateau yang cukup lama dibandingkan dengan pria. Selain itu, wanita juga dapat mengalami fase orgasmik yang berulang kali dengan interval fase resolusi yang pendek. Sedangkan pada pria, mereka akan mengalami fase resolusi yang cukup lama setelah fase orgasmik. Semakin tua usia pria, biasanya semakin lama fase resolusi tersebut. Mengetahui bagaimana tubuh merespon dalam setiap fase dari siklus dapat meningkatkan hubungan Anda dan pasangan serta membantu memahami penyebab masalah seksual dalam rumah tangga.

Sumber gambar : www.sheknows.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY