Empat Infeksi Disebabkan oleh C. Albicans

SehatFresh.com – Infeksi jamur, yang juga disebut kandidiasis, terjadi karena pertumbuhan berlebih dari jamur tertentu yang disebut Candida albicans. Menurut jurnal “Clinical Infectious Diseases,” diperkirakan bahwa C. albicans merupakan penyebab untuk sekitar 50 persen kandidiasis invasif.

Ada 4 (empat) infeksi yang disebabkan oleh C. albicans, yaitu :

  1. Infeksi jamur vagina

Infeksi jamur vagina adalah infeksi umum pada wanita. Menurut womenshealth.gov, sekitar 75 persen wanita mengembangkan jenis infeksi ini setidaknya sekali selama hidup mereka. Gejala infeksi jamur vagina meliputi rasa tidak nyaman dan gatal pada vagina yang intens, keputihan yang berwarna putih tebal atau kental, nyeri selama hubungan seksual atau buang air kecil dan pembengkakan vagina. Womenshealth.gov juga menyebutkan bahwa pria juga bisa mengembangkan infeksi jamur di sepanjang penis setelah terlibat dalam hubungan seks tanpa kondom dengan wanita yang memiliki jenis infeksi jamur.

  1. Infeksi jamur mulut

Jenis lain dari infeksi jamur yang disebut sariawan, atau infeksi jamur mulut. Sariawan dapat menyebabkan munculnya lesi kulit putih sepanjang lidah atau di dalam pipi. Jika lesi kulit tersebut tergores saat menyikat gigi, lesi mungkin mengeluarkan darah. Lesi ini dapat tumbuh dalam berbagai ukuran dan dapat menyebar ke tenggorokan, yang menyebabkan kesulitan menelan atau sakit tenggorokan.

  1. Infeksi jamur kulit dan kuku

Pertumbuhan berlebihan dari Candida albicans di kulit atau kuku dapat menyebabkan infeksi kulit. Infeksi jamur kulit dapat terjadi di setiap wilayah tubuh. Orang dengan jenis infeksi jamur sering mengembangkan ruam kulit dan gatal di antara jari kaki atau jari atau di bawah payudara. Ibu menyusui dapat mengembangkan infeksi jamur di payudara atau puting jika bayi mereka memiliki infeksi jamur pada mulut.

  1. Infeksi jamur sistemik

Infeksi jamur sistemik adalah suatu kondisi serius yang terjadi ketika infeksi jamur ini menyebar ke pencernaan, saluran pernapasan dan aliran darah. Gejala infeksi jamur sistemik termasuk kelelahan, masalah pernapasan, perubahan buang air besar, pusing dan nyeri otot. Orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah akibat kondisi medis seperti HIV/AIDS, berada pada peningkatan risiko mengembangkan jenis infeksi jamur ini.

Orang yang mengembangkan gejala infeksi jamur harus mencari perawatan dari seorang profesional medis. Sistem kekebalan tubuh yang sehat dapat menjaga supaya jamur tetap seimbang. Keseimbangan bakteri tubuh yang baik juga dapat membantu mengendalikan kandida. Pengobatan kandidiasis tidak dapat memberantas jamur sepenuhnya. Pengobatan biasanya hanya mengendalikan jamur agar tidak tumbuh berlebihan.

Sumber gambar : id.wikihow.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY