Empat Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Haid

SehatFresh.com – Menstruasi kerap menimbulkan berbagai macam keluhan. Hari-hari menjelang seringkali disertai dengan gejala tidak nyaman seperti kelelahan, perubahan suasana hati, nyeri payudara, kembung, mengidam makanan dan sembelit atau diare. Anda juga mungkin mengalami rasa sakit yang disebabkan termasuk kram perut, kembung dan sakit kepala. Selain karena faktor hormonal secara alamiah, para ahli menilai hal ini juga dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi. Maka dari itu, banyak ahli yang menyarankan untuk menghindari makanan tertentu menjelang dan selama menstruasi untuk mengurangi beberapa ketidaknyamanan yang menyertai datang bulan.

Berikut adalah empat kelompok makanan yang sebaiknya dibatasi konsumsinya menjelang dan selama menstrusi:

  1. Makanan dan minuman berkafein

Membatasi konsumsi makanan dan minuman yang mengandung kafein dapat membantu meringankan gejala menstruasi. Menurut James F. Balch dan Mark Stengler, penulis “Prescription for Natural Cures”, makanan dan minuman berkafein seperti coklat, kopi, teh dan minuman ringan dapat memperburuk gejala seperti kecemasan, depresi dan nyeri payudara. Minum lebih banyak banyak air putih adalah pilihan yang baik agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik dan tidak memperburuk gejala menstruasi.

  1. Makanan olahan

Menjaga asupan garam dapat membantu Anda menghindari kembung yang kerap datang saat menstruasi. Menghindari makanan olahan adalah salah satu cara terbaik untuk mengendalikan konsumsi garam karena makanan olahan dan makanan biasanya tinggi akan kandungan natrium. Makanan olahan seperti kornet, keju, kecap dan yang mengandung MSG juga sebaiknya tidak dikonsumsi. Fokuslah pada makanan utuh seperti buah-buahan segar dan sayuran, daging tanpa lemak, ikan dan unggas, kacang-kacangan, biji-bijian dan makanan sumber lemak tak jenuh seperti minyak zaitun, yang secara alami rendah sodium dan juga secara alami meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

  1. Makanan tinggi lemak

Mengonsumsi makanan yang rendah lemak jenuh membantu mengurangi kadar estrogen yang berlebih. Pasalnya, makanan tinggi lemak memiliki pengaruh yang kuat pada aktivitas hormonal dalam tubuh. Perubahan hormon selama siklus menstruasi terkait dengan gejala seperti kembung dan nyeri payudara. Buah-buahan dan sayuran segar, biji-bijian, ikan serta potongan daging dan unggas tanpa lemak adalah pilihan yang dianjurkan oleh para pakar nutrisi.

  1. Makanan tinggi gula

Karena perubahan hormon saat menstruasi, kadar gula darah menjadi tidak stabil. Makan makanan tinggi gula menambah fluktuasi gula darah sehingga mengakibatkan perubahan suasana hati dan ketegangan. Selain itu, makanan tinggi gula juga dapat berkontribusi pada ketidakseimbangan imunitas tubuh dan kelelahan sehingga dapat memperburuk gejala menstrusi yang Anda alami.

Sumber gambar : www.catatankecilku.net

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY