Empat Tanda Peringatan Kanker Payudara

SehatFresh.com – Kanker payudara adalah kanker yang paling umum didiagnosis pada wanita. Kanker payudara memang lebih umum di kalangan wanita. Tapi bukan berarti pria juga tidak berisiko akan ancamannya. Beberapa kasus kanker payudara pada wanta terdiagnosa setelah mammogram, tapi kadang-kadang seorang wanita atau dokter mungkin melihat perubahan pada payudara selama palpitasi. Perubahan ini memerlukan evaluasi lebih lanjut guna memastikan ada tidaknya indikasi kanker payudara.

Kanker payudara biasanya diawali dengan adanya sekelompok sel kecil di payudara yang mulai tumbuh secara tak terkendali. Akibatnya, beberapa efek awal kanker payudara adalah benjolan lokal dan massa dalam payudara. Karena sel tumor adalah hasil dari pertumbuhan sel yang tidak normal, maka sel tersebut akan terlihat “berbeda” dari jaringan sekitarnya. Benjolan ini mungkin terasa lebih kencang dibandingkan jaringan di sekitarnya, atau mungkin terasa sakit ketika disentuh. Karena sel tumor tumbuh tanpa dukungan normal dari jaringan ikat, maka akan tampak perubahan pada permukaan payudara. Hal ini dapat menyebabkan perubahan puting atau kulit yang menjadi kasar. Karena sel tumor juga dapat mengganggu saluran yang mengarah ke puting, kanker payudara dapat menyebabkan keluarnya cairan mencurigakan dari puting.

Berikut adalah 4 tanda peringan kanker payudara yang perlu Anda waspadai:

  1. Adanya benjolan di sekitar area payudara
    Kanker payudara umumnya ditandai dengan adanya benjolan. Namun tidak semua benjolan payudara mengindikasikan kanker. Benjolan bisa juga mengindikasikan kondisi lain seperti fibroadenoma atau kista berisi cairan. Benjolan yang mengindikasikan kanker umumnya adalah benjolan yang menimbulkan rasa sakit atau nyeri ketika disentuh, atau bulat atau dengan ujung bergerigi kasar. BreastCancer.org menyebutkan bahwa benjolan atau daerah penebalan pada payudara membutuhkan evaluasi lebih lanjut. Benjolan yang mencurigakan juga dapat ditemukan di bawah lengan dan di ketiak. Jika Anda menemukan hal tersebut, segeralah pergi ke dokter untuk evaluasi lebih lanjut.
  2. Perubahan pada puting
    Cairan yang keluar dari putting yang perlu diwaspadai adalah cairan keruh atau berdarah. Namun, keluarnya cairan putting juga bisa disebabkan oleh infeksi, tumor jinak atau ketidakseimbangan hormon. Maka dari itu, setiap cairan yang keluar dari puting payudara selain ASI perlu dievaluasi oleh dokter. Jika Anda menemukan ukuran puting yang berubah atau puting menjadi terbenam, maka hal tersebut perlu diwaspadai dan segera dievaluasi oleh dokter.
  3. Perubahan kulit di sekitar area payudara
    Perubahan kulit payudara bisa menjadi indikasi kanker payudara. Kulit kasar atau kerutan pada kulit payudara, atau penebalan kulit di mana kulit tampak seperti kulit jeruk, memerlukan evaluasi untuk memastikan indikasi kanker payudara atau kondisi payudara lainnya.
  4. Perubahan ukuran payudara
    Peningkatan ukuran payudara dapat menjadi tanda kanker payudara inflamasi. Kanker payudara inflamasi mengubah fungsi dari sistem getah bening payudara, sehingga menyulitkan cairan mengalir keluar dan menyebabkan peningkatan ukuran payudara. Seiring dengan pembengkakan, kulit payudara menjadi tampak merah dan meradang. Untuk amannya, jika Anda merasakan adanya perubahan yang mencurigakan pada payudara, maka sebaiknya jangan menunda untuk memeriksakannya ke dokter.

*Sumber gambar : www.ejakulasidiniku.com

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY