Empat Tips Jalani Masa Kehamilan Dengan Bahagia

SehatFresh.com – Banyak sekali hal yang harus diperhatikan oleh wanita hamil. Dalam menghadapi masa kehamilan selama sembilan bulan, ada berbagai perubahan yang mungkin membuat ibu sedikit kerepotan. Pasalnya, sembilan bulan bukanlah masa yang mudah untuk dilalui. Di akhir periode ini, ibu akan menghadapi masa yang sangat menegangkan dan belum tentu semua wanita akan siap mengalami persalinan secara normal. Oleh karena itu, para calon ibu baru harus tahu apa yang dibutuhkan agar kehamilan ibu tetap sehat. Selain fisik, kesehatan emosi juga sangat berperan dalam hal ini.

Kita sering melihat bahwa ibu hamil cenderung mudah uring-uringan, mudah sedih dan kecewa. Selain karena faktor perubahan hormon saat kehamilan, hal ini juga bisa disebabkan kondisi psikologis terkait dengan apa yang ada di sekitarnya, termasuk komunikasi dengan suami dan orang-orang di sekitarnya. Kondisi emosional akan sangat memengaruhi kondisi janin dalam kandungan. Oleh karena itu, sebisa mungkin ibu harus tahu bagaimana cara membuat emosi tetap stabil selama menjalani masa kehamilan.

Terkait kematangan emosional, para ahli menyarankan agar para wanita sebaiknya merencanakan kehamilan dan hamil pada umur 23 tahun hingga 30 tahun saja. Mengapa? Karena pada kisaran tesebut, seorang wanita telah dikatakan mempunyai kondisi emosi yang stabil. Selain itu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membangun emosi yang positif selama masa kehamilan:

  1. Berolahraga

Olahraga dipercaya dapat meredam kegelisahan akibat cemas atau sedih. Pada saat berolahraga, tubuh melepaskan hormon-hormon seperti adrenalin, serotonin, dopamin dan endorfin, yang berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh, membuat relaks, serta memberikan rasa bahagia. Sesuaikan jenis olahraga dengan kondisi kehamilan. Semisal, olahraga ringan seperti jalan kaki bisa dilakukan di pagi atau sore hari saat udara masih sejuk. Hal ini bermanfaat mengisi kembali energi positif dalam diri dan tubuh pun menjadi lebih rileks.

  1. Berinteraksi dengan janin

Ada banyak cara yang bisa ibu lakukan untuk berinteraksi dengan janin. Mulai dari mengelus-elus perut, mengajak berbicara, mendengarkan musik atau membacakan buku cerita. Bila janin sudah berusia 27 minggu, ibu dapat mengajaknya bermain senter karena pada usia tersebut janin sudah dapat membuka matanya dan peka terhadap cahaya. Tendangan kecil pada perut adalah respon dari janin atas stimulasi yang ibu berikan.

  1. Lakukan hal yang menyenangkan

Mengabadikan momen kehamilan seperti mengoleksi foto USG bayi dan foto bersama suami pada saat hamil dapat mencegah stress pada saat hamil. Ibu juga dapat melakukan relaksasi sambil memberi sugesti positif bahwa kehamilan akan lancar serta janin tumbuh dan berkembang optimal. Mendengarkan musik yang menenangkan atau menonton film favorit juga merupakan ide yang baik.

  1. Hindari situasi negatif

Kondisi pikiran akan sangat berpengaruh terhadap suasana hati. Orang yang terbiasa berpikir negatif, umumnya rentan dihantui rasa cemas, khawatir, dan bahkan ketakutan. Tentu saja hal ini akan menjauhkan diri dari rasa bahagia. Maka dari itu, cobalah berpikir positif dalam segala situasi. Ketika rekan menceritakan pengalaman persalinan yang menyakitkan, lebih baik carilah sumber informasi terpercaya atau berkonsultasi langsung dengan dokter kandungan.

Sumber gambar : Bahagiatips-sehat-keluarga-bunda.blogspot.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY