Empat Vitamin Untuk Ginjal Sehat

SehatFresh.com – Vitamin dibutuhkan agar tubuh dapat menjalankan fungsinya dengan optimal, termasuk juga fungsi ginjal. Ginjal berfungsi mengatur kadar cairan, menstabilkan tekanan darah, mengontrol produksi sel darah merah dan mengeluarkan limbah melalui urin. Ketika ginjal tidak mampu menyaring limbah dengan benar, ini dapat menyebabkan penumpukan racun dalam darah dan menyebabkan kerusakan ginjal atau gagal ginjal. Tekanan darah tinggi, batu ginjal, radang ginjal dan infeksi saluran kemih bisa memengaruhi fungsi ginjal. Secara khusus, sejumlah vitamin dapat memulihkan kesehatan ginjal dan meningkatkan fungsi ginjal.

  1. Vitamin B-12

Menurut Glenn Bock dan Michael Moore, penulis buku “Parent’s Guide to Kidney Disorders”, vitamin B-12 (cobalamin) adalah vitamin larut air yang membantu dalam produksi sel darah merah, membawa oksigen dan nutrisi ke ginjal, memperbaiki kerusakan ginjal akibat radikal bebas, membantu dalam proses penyembuhan, mendukung sumsum tulang yang sehat dan mencegah anemia. Mereka merekomendasikan orang dewasa agar mendapatkan 2,4 mcg vitamin B-12 setiap hari untuk meningkatkan fungsi ginjal. Makanan yang kaya akan kandungan vitamin B-12 termasuk hati sapi, telur, bebek, ikan cod, kalkun, domba, sosis, keju keras dan susu kental.

  1. Vitamin C

Vitamin C kaya akan antikoksidan yang memperkuat sistem kekebalan tubuh dan dapat melindungi ginjal dari kerusakan, menurut Steve Blake, dalam bukunya yang berjudul “Vitamins and Minerals Demystified”. Blake menjelaskan bahwa vitamin C juga memperbaiki kerusakan ginjal, meningkatkan fungsi ginjal, mengurangi jumlah protein dalam urin dan membantu tubuh menyerap zat besi. Zat besi membantu dalam pembentukan sel darah merah dan diperlukan untuk mengangkut darah, oksigen dan nutrisi ke ginjal. Blake merekomendasikan agar orang dewasa mendapatkan setidaknya 1.000 mg vitamin C setiap hari untuk memperbaiki kondisi ginjal mereka. Makanan yang kaya vitamin C termasuk jambu, stroberi, tomat, blackberry, cranberry, blueberry, ceri, jeruk dan bayam.

  1. Vitamin D

Dalam buku “Chinese Nutrition Therapy: Dietetics in Traditional Chinese Medicine”, Jorg Kastner menjelaskan bahwa vitamin D adalah vitamin larut lemak yang meningkatkan fungsi ginjal, menghilangkan limbah dan racun dari ginjal, memperbaiki kerusakan ginjal, menurunkan risiko penyakit ginjal stadium akhir dan membantu dalam penyerapan kalsium dari makanan. Kastner merekomendasikan agar orang dewasa mendapatkan 15 mcg (600 IU) vitamin D setiap hari untuk meningkatkan fungsi ginjal. Makanan kaya vitamin D termasuk telur, sereal, yoghurt yang difortifikasi, susu, salmon dan hati sapi.

  1. Vitamin E

Lavon Dunne, penulis “Nutrition Almanac”, menyebutkan vitamin E memiliki antioksidan yang meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh, melindungi ginjal dari bahaya radikal bebas yang dapat mengganggu fungsi ginjal, membantu meredakan peradangan ginjal, menghilangkan stres oksidatif dari tubuh, mengangkut oksigen, nutrisi dan darah ke ginjal, memperbaiki jaringan yang rusak karena infeksi ginjal, penyakit atau racun serta menurunkan risiko stenosis arteri ginjal (kondisi yang terjadi ketika arteri yang memasok darah dan oksigen ke ginjal tersumbat plak). Dunne merekomendasikan agar orang dewasa mendapatkan 15 mg vitamin E setiap hari untuk fungsi ginjal yang sehat. Makanan kaya vitamin E termasuk mangga, brokoli, minyak jagung, kacang, almond, tomat dan bayam.

Sumber gambar : buku-sehat.blogspot.co.id

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY