Ereksi Berkepanjangan

SehatFresh.com – Ereksi biasanya disebabkan oleh rangsangan seksual. Ketika seorang pria akan terangsang, pembuluh darah melebar guna memungkinkan lebih banyak aliran darah ke dalam penis. Setelah terisi dengan darah, penis menjadi keras dan tegak. Setelah orgasme atau rangsangan berakhir, darah mengalir kembali keluar dari penis, kemudian penis melunak dan menjadi lembek. Pada beberapa kasus, ereksi bisa berlangsung lebih lama bahkan disertai rasa sakit, ini disebut priaprismus.

Priaprismus  adalah ereksi yang berlangsung jauh lebih lama dari biasanya, selama empat jam atau lebih. Awalnya mungkin terjadi ereksi biasa saat terangsang, atau bisa juga muncul tanpa rangsangan apa pun. Ereksi dapat berlangsung selama beberapa jam, dan bisa sangat menyakitkan. Disfungsi ereksi dan jaringan parut adalah dampak yang bisa timbul bila kondisi tidak diobati.

Ada dua jenis priaprismus. Priaprismus iskemik, yaitu ketika darah menjadi terperangkap di dalam penis dan tidak dapat mengalir kembali keluar. Ereksi bisa sangat menyakitkan, dan merupakan keadaan darurat medis. Ereksi dapat berlangsung selama empat jam atau lebih, atau mungkin datang dan pergi dari waktu ke waktu. Jenis lainnya adalah priaprismus non iskemik, yang terjadi ketika terlalu banyak darah mengalir ke penis. Namun, ini biasanya tidak menyakitkan.

Penyakit yang mempengaruhi aliran darah seperti anemia sel sabit dan leukemia, dapat menyebabkan priaprismus. Selain itu, beberapa obat juga efek samping priaprismus. Ini termasuk disfungsi ereksi seperti tadalafil (Cialis) dan sildenafil (Viagra), antidepresan dan pengencer darah. Penggunaan alkohol berlebihan serta obat-obatan terlarang seperti ganja dan kokain, juga dapat memiliki efek priaprismus. Cedera yang mengakibatkan kerusakan arteri juga dapat menyebabkan priaprismus.

Meskipun ereksi hilang sendiri dalam waktu empat jam, segera konsultasikan dengan dokter. Hal ini penting terutama jika mengalami priaprismus terjadi lebih dari sekali. Jika ereksi berlangsung lebih dari empat jam, segera cari pertolongan ruang gawat darurat. Ketika darah terperangkap di penis, maka penis kehilangan oksigen. Darah yang miskin oksigen dapat merusak jaringan di penis. Seiring waktu, ini bisa menimbulkan masalah ereksi atau bekas luka permanen.

Ketika darah menetap atau terperangkap di penis, salah satu penanganannya adalah dengan mengurasnya. Ini dilakukan dengan bantuan jarum suntik menggunakan teknik yang disebut aspirasi. Obat-obatan juga dapat disuntikkan ke dalam penis untuk mempersempit pembuluh darah dan mendorong darah kembali keluar. Jika cara tersebut tidak bekerja, prosedur bedah mungkin diperlukan untuk memperbaiki masalah aliran darah.

Priaprismus yang disebabkan oleh aliran darah yang berlebihan ke dalam penis biasanya akan membaik dengan sendirinya. Terkadang, menempatkan kompres es di perineum (area antara penis dan anus) dapat membantu meringankan ereksi. Jika Anda terus mengalami priaprismus, operasi mungkin menjadi pilihan pengobatan terbaik.

Sumber gambar : www.SehatFresh.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY