Fakta dan Mitos Seputar Popok Bayi

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Tugas seorang ibu setelah melahirkan anaknya adalah merawatnya. Walaupun ibu masih susah dengan dirinya yang dalam proses penyesuain diri setelah melahirkan atau suasana baru dengan mempunyai anak. Tetapi merawat anak merupakan sebuah kewajiban.

Untuk merawat anak dibutuhkan berbagai alat dan perlengkapan. Mulai dari alat untuk mandi, perlengkapan makan sehari-hari, pakaian dan popoknya. Mungkin terlihat merepotkan karena banyak yang dibutuhkan.

Dengan banyaknya keperluan perlengkapan yang dibutuhkan, ibu juga kadang memiliki kekhawatiran untuk menentukan perlengkapan yang baik diberikan kepada anaknya. Salah satu contohnya dalam pembelian popok bayi. Banyak sekali isu atau mitos dan fakta mengenai penggunaan popok bayi yang membuat ibu semakin bingung.

Oleh karena itu, akan dijelaskan beberapa mitos dan fakta mengenai popok bayi. Sehingga ibu mengetahui mana yang benar dan harus dilakukan serta mana yang salah dan tidak harus dilakukan. Berikut mitos dan fakta mengenai popok bayi yang digunakan anak anda:

Mitos : Menggunakan popok sekali pakai akan menghindarkan bayi dari ruam popok atau ruam pada kulit bayi.

Fakta :Tidak semua popok sekali pakai memiliki kualitas baik. Jadi berarti juga tidak semua popok sekali pakai dapat menghindarkan bayi terkena ruam pada kulit. Mengingat kulit bayi masih sangat sensitif. Jika kulit yang tertutup popok berwarna merah dan muncul bintik-bintik, bisa saja bayi terkena ruam yang disebabkan infeksi dari candida albicans. Jika hal tersebut terjadi, segera cuci selangkangan bayi dan kemaluannya setiap mengganti popok sekali pakai atau ganti popok baru setiap buang air keci dan buang air besar.

Mitos : Popok sekali pakai akan membuat kaki bayi bengkok

Fakta : Popok bayi tidak membuat kaki menjadi bengkok karena kelainan kaki tersebut atau biasa disebut dengan bow leg termasuk normal hingga bayi berusia kurang lebih 18 bulan. Bow leg merupakan bentuk tulang paha yang melengkung ke arah lateral. Bow leg disebut normal karena menyesuaikan dengan area rahim yang sempit. Kaki bayi yang bengkok akan lurus secara otomatis ketika bayi sudah mulai berjalan. Ibu perlu mewaspadai jika kaki bengkok yang dialami bayi sudah memunculkan tanda-tanda aneh seperti bengkoknya terlihat semakin jelas, terasa sakit, dan ada perbedaan dengan tungkai bawah yang lain. Hal tersebut dapat dicurigai bahwa tulang bayi mengalami kelainan gangguan pertumbuhan tulang.

Itulah beberapa mitos dan fakta dari popok bayi yang dapat anda ketahui. Semoga bermanfaat. (DKA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here