Faktor Gaya Hidup Penyebab Radang Sendi

SehatFresh.com – Radang sendi adalah arthritis merupakan penyakit yang sering terjadi saat memasuki usia lanjut. Namun seiring dengan perubahan gaya hidup, penyakit yang sering disebut dengan pengapuran ini juga ditemukan pada kelompok usia muda. Meski faktor risiko utamanya adalah proses penuaan, radang sendi dapat timbul akibat kombinasi beberapa faktor seperti proses autoimun, infeksi, cedera, maupun tingginya kadar asam urat. Proses peradangan sendi akibat faktor-faktor tersebut dapat dipercepat oleh kebiasaan atau gaya hidup yang tidak sehat.

  • Kelebihan berat badan
    Kelebihan berat badan atau obesitas dapat mempercepat terjadinya arthritis terutama jenis osteoarthritis. Pada orang dengan berat badan berlebih, sendi tubuh akan bekerja lebih keras untuk menopang beban tubuh yang berlebih, sehingga bantalan sendi cepat “rusak” dan mengakibatkan terjadinya gesekan antar tulang. Meski radang sendi yang dialami seseorang adalah akibat proses autoimun, berat badan berlebih tetap akan memperparah terjadinya radang sendi dan memperparah gejalanya.
  • Gerakan berulang pada satu sendi
    Gerakan berulang pada satu sisi dapat meningkatkan risiko terjadinya kerusakan sendi dan memicu peradangan pada sendi. Mereka yang berisiko adalah musisi, pengemudi, penari, dan atlet profesional. Maka dari itu, kebiasaan tersebut perlu diimbangi dengan tindakan pencegahan yang tepat untuk menjaga agar sendi tetap sehat.
  • Merokok
    Menurut hasil penelitian dari Annals of the Rheumatic Diseases, selain berpotensi kanker, juga merokok dapat meningkatkan risiko rheumatoid arthritis. Hal ini terkait dengan interaksi antara zat dalam rokok dengan gen yang berperan dalam reaksi autoimun pada rheumatoid arthritis.
  • Pola makan tidak sehat
    Konsumsi kalori berlebih dapat memicu peningkatan berat badan yang merupakan salah satu faktor risiko untuk arthritis. Mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan purin tinggi seperti daging sapi, hati, dan ikan bercangkang dapat meningkatkan risiko arthritis gout akibat tingginya kadar asam urat.
  • Kurangnya aktifitas fisik
    Kurang olahraga dapat menyebabkan sendi dan otot-otot sendi kurang mendapat stimulasi. Hal ini mengakibatkan sendi dan otot sendi menjadi mudah mengalami kekakuan dan peradangan.
  • Olahraga berat
    Meski pada dasarnya olahraga itu baik untuk kekuatan sendi, melakukan olahraga berat dapat menyebabkan radang sendi. Mereka yang gemar lari jarak jauh, sepak bola, gulat dan angkat beban lebih beresiko mengembangkan radang sendi di kemudian hari dibandingkan mereka yang melakukan olahraga ringan seperti joging dan bersepeda.

Sumber gambar : kutono.blogspot.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY