Faktor Pendukung Rentannya Pria Terkena Flu

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Dimusim penghujan seperti ini, tidak sedikit orang terserang flu. Penyakit Influenza ini dapat menyerang siapa saja termasuk laki-laki dan perempuan di semua usia. Hal ini dapat terjadi karena flu termasuk ke dalam golongan virus yang penyebarannya sangat cepat. Gejala flu itu sendiri timbul dari virus Influenza dengan tanda-tanda demam, menggigil, nyeri tengorokan, nyeri otot, nyeri kepala berat, batuk, kelemahan dan rasa tidak nyaman.

Mengapa laki-laki rentan terkena flu? Banyak penelitian yang membandingkan pria dan wanita terhadap virus flu yang satu ini. Salah satu penelitian yang datang dari Harvard University telah menunjukkan bahwa kurangnya hormon esterogen membuat pria lebih lemah dalam masalah pernapasan.

Mark Davis, Profesor Mikrobiologi di Stanford School of Medicine, California mengungkapkan jika pria semakin banyak kadar hormon testosteron di dalam tubuh, maka semakin rentan terkena flu. Hal ini dikarenakan hormon esterogen lebih sedikit diproduksi. Produksi hormon esterogen yang lebih sedikit pada tubuh pria, sangat berpengaruh terhadap kekebalan virus Influenza sehingga pria lebih mudah terserang flu.

Apa hubungannya dengan hormon esterogen? Umumnya hormon esterogen banyak diproduksi oleh wanita dari pada pria. Tidak heran, peran hormon esterogen ini sangat penting dalam siklus kehidupan wanita. Hal ini dapat terlihat dari fungsi esterogen itu sendiri.

Para peneliti di Johns Hopkins Bloomberg School Of Public Health menyebutkan hormon yang umumnya digunakan dalam pengobatan infertilitas ini dikatakan kebal terhadap virus influenza. Dengan kata lain hormon esterogen ini bersifat sebagai penangkal dari berbagai macam penyakit dan memiliki keunggulan dalam menangkal virus flu yang terinfeksi pada wanita. Hal ini bisa terjadi karena hormon esterogen bersifat sebagai pendukung daya tahan tubuh/imun seseorang.

Penelitian menunjukan sel-sel pada wanita yang menerima esterogen memiliki hampir 1000 kali lipat kekebalan terhadap virus. Para penelitian juga mencatat, hormon esterogen bertindak atas beta reseptor esterogen dalam sel. Para ilmuan menetapkan bahwa senyawa esterogen bisphenol A dan modul reseptor esterogen selektif (SERM) dapat mengurangi replikasi virus flu dalam sel nasa wanita. Mereka tidak menemukan bukti jika pada pria dapat mengurangi replika virus. Inilah yang menjadi alasan mengapa pria lebih rentan terkena flu daripada wanita.

Pencegahan yang dilakukan tentu saja bisa dengan vaksin Influenza. Vaksin Flubio ini untuk menangkal virus flu tipe A (H1N1), tipe B (H3N2) dan tipe C/Brisbane. Daya tahan tubuh (imunitas) seseorang juga mempengaruhi proses virus bekerja. Jika dikumpulkan, beberapa penelitian dilakukan dan hasilnya wanita lebih baik dalam merespon vaksin flu dari pada pria. Vaksin yang diberikan pada wanita dan pria memberikan hasil berbeda, wanita lebih efektif dalam membangun kekebalan tubuh dan lebih kuat dalam menangkal serangan flu. (MLD)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here