Faktor Penyebab dan Kebiasaan Buruk Memicu Migren

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Apakah ada di antara pembaca yang sering mengalami sakit kepala sebelah? Jika benar, tidak ada salahnya untuk memeriksakan diri ke dokter spesialis. Pasalnya bisa saja sakit kepala yang dirasakan tersebut merupakan gejala dari penyakit migren. Lantas apa faktor penyebab munculnya penyakit migren?

Apakah penyakit migren itu?

Tidak dipungkiri jika sakit kepala bisa menimbulkan masalah jika penderita mengalami kesakitan secara terus-menerus, sehingga menganggu aktivitas sehari-hari. Salah satu jenis sakit kepala yang cukup menganggu seseorang adalah migren. Istilah migren sebenarnya bukanlah hal asing, meski tidak banyak orang yang mengetahui secara benar informasi mengenai penyakit tersebut.

Migren merupakan gejala kompleks yang memiliki karakteristik pada waktu dari ancaman sakit kepala yang berulang-ulang. Migren juga bisa diartikan sebagai satu bentuk sakit kepala yang diakibatkan gangguan pembuluh darah. Penyakit migren biasanya disertai serangan nyeri yang terjadi selama 4 hingga 27 jam. Tidak hanya pada orang dewasa, migren juga bisa terjadi pada anak-anak dengan tempat nyeri lebih sering bifrontal.

Faktor penyebab dan kebiasaan buruk yang memicu migren

  1. Faktor hormonal

Fluktuasi hormon bisa menjadi faktor pemicu munculnya migren. Pada wanita serangan migren dapat berkurang ketika masa kehamilan. Hal itu terjadi karena kadar estrogen yang relatif tinggi dan konstan. Penggunaan pil kontrasepsi juga bisa mempengaruhi frekuensi serangan migren pada wanita.

  1. Faktor menopause

Biasanya nyeri kepala migren dapat meningkat frekuensinya menjelang menopause. Terapi hormonal menggunakan estrogen dosis rendah bisa dimanfaatkan guna mengatasi serangan migren setelah wanita mengalami menopause.

  1. Kebiasaan buruk mengkonsumsi makanan tertentu.

Makanan juga bisa memicu timbulnya nyeri migren di kepala. Pemicu migren yang paling sering adalah mengkonsumsi alkohol. Selain itu mengkonsumsi makanan yang mengandung tiramin berasal dari asam amino tiroksin juga bisa memicu migren.

  1. Faktor monosodium glutamat

Monosodium glutamat merupakan penyebab migren yang sering dialami. Kondisi ini ditandai dengan nyeri pada kepala yang diikuti pusing, kecemasan, nyeri perut serta nyeri dada.

  1. Faktor obat-obatan

Obat-obatan yang dianggap bisa memicu migren antara lain nifedipin sublinguar, nitrogliserin, isosorbin-dinitrat, fluoksetin, hingga tetrasiklin.

  1. Faktor lingkungan

Faktor perubahan lingkungan seperti musim, cuaca, tekanan udara, hingga ketinggian dari permukaan laut juga bisa menyebabkan nyeri migren. Terlebih jika faktor lingkungan itu bersamaan datangnya dengan kondisi tubuh seperti fluktuasi hormon pada siklus haid, bisa saja seorang wanita mengalami serangan akut migren.

  1. Faktor rangsangan sensorik

Sakit kepala migren juga bisa dipicu oleh rangsangan sensorik. Rangsangan sensorik yang dimaksud seperti cahaya kedap-kedip, cahaya matahari terang, cahaya silau, bau farfum yang menyengat, rokok, zat kimia, hingga suara bising. (APY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here