Faktor Penyebab Terjadinya Konstipasi pada Pria

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Konstipasi merupakan suatu kondisi terjadinya gangguan buang air besar dimana frekuensinya berkurang, sensasi tidak puas disertai rasa nyeri karena memerlukan mengejan yang ekstra atau feses yang keras. Para ahli menyepakati bahwa seseorang dikatakan mengalami konstipasi apabila buang air besar kurang dari 3 kali dalam seminggu atau dalam waktu 3 hari tidak buang air besar serta apabila buang air besar diperlukan mengejan secara berlebihan.

Pada orang dewasa normalnya buang air besar frekuensinya 3 kali sehari sampai 3 hari sekali. Prevalensi terjadinya konstipasi menurut hasil penelitian yang dilakukan Pranaka pada tahun 2009 yang melibatkan 3000 orang berusia diatas 65 tahun menunjukan bahwa kondisi gangguan ini terjadi pada 34% wanita dan 26% laki-laki.

Berdasarkan data tersebut menunjukan bahwa konstipasi lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pada pria. Hal tersebut menandakan bahwa pria lebih kecil resikonya mengalami konstipasi dibandingkan dengan wanita. Konstipasi yang terjadi pada pria dipengaruhi oleh beberapa faktor penyebab. Berikut ini beberapa faktor penyebab terjadinya konstipasi pada pria, antara lain sebagai berikut :

  1. Kukurangan cairan

Menurut Siregar 2004 menyatakana bahwa kebutuhan cairan sangat mempengaruhi proses pengeluaran feses. Pada saat pemasukan cairan yang kuat ataupun pengeluaran cairan yang berlebihan karena suatu alesan, maka tubuh akan melanjutkan untuk proses absorbsi air dari chyme yang melewati kolon.

Hal tersebut mengakibatkan dampak yang buruk dimana chyme akan menjadi lebih kering dan dapat menghasilkan feses yang keras. Selain itu asupan cairan yang kurang dapat memperlambat perjalanan chyme yang menyebabkan terjadinya peninkatan reabsorbsi dari chyme.

  1. Blokade di rectum

Blokade merupakan suatu kondisi penutuoan di rektum yang mengakibatkan feses tidak bisa bergerak. Beberapa penyebab terjadinya blokade rektum, yaitu :

  • Terjadinya robekan atau infeksi pada anus
  • Penyumbatan usus yang terjadi karena makanan yang dikonsumsi salah
  • Kanker pada usus
  • Penyempitan usus
  • Area perut mengalami kanker yang mengakibatkan usus tidak bisa berjalan dengan baik
  • Kanker rektal.

3. Gangguan pada saraf

  • Penyakit autoimun
  • Tulang belakang mengalami kerusakan
  • Mengalami stroke yang terjadi berkali-kali

4. Gangguan kesehatan atau penyakit lain

  • Penyakit diabetes.
  • Gangguan pada kelenjar tiroid contohnya kelenjar tiroid yang kurang aktif (hipotiroid) dan kelenjar tiroid yang sangat aktif (hiperparatiroid).
  • Penyakit parkinson yaitu kondisi dimana tangan dan kaki bergetar pada saat diam.
  • Penyakit multiple sclerosis.

5. Olahraga yang kurang

Aktivitas fisik yang kurang bergerak dapat mengakibatkan terjadinya konstipasi pada pria. Untuk mencegah terjadinya gangguan tersebut anda dapat melakukan olahraga minimal 30 menit setiap hari.

  1. Konsumsi makanan yang rendah serat

Konstipasi dapat terjadi karena asupan makanan yang kurang tepat yaitu dengan mengkonsumsi makanan yang memiliki kandungan rendah serat dan tinggi lemak. Contohnya daging, telur, keju, dll. (KMY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here