Faktor Resiko Gondongan pada Wanita

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Penyakit gondongan bisa menyerang siapa saja baik itu pria, wanita, anak-anak, remaja maupun dewasa. Penyakit ini biasanya menyebabkan pembengkakan pada bagian leher atas atau pipih bawah. Tentunya hal ini akan sangat menggangu penampilan serta aktivitas Anda sehari-hari.

Seperti yang diketahui jika Gondongan bisa menyerang siapa saja termasuk wanita, lalu apakah ada pengaruh atau dampak khusus pada wanita jika terkena penyakit ini? Pada kesempatan kali ini kita akan membahasa lebih lanjut mengenai bahaya Gondongan pada wanita.

Penyakit gondongan disebabkan oleh salah satu virus yaitu paramyxovirus yang penyebarannya mirip dengan virus flu. Dengan kata lain penyakit ini merupakan penyakit yang bisa menular, contohnya apabila kita turut menghirup udara yang terkontaminasi virus gondongan saat berada di dekat penderita gondongan yang bersin atau batuk.

Selain penyebaran virus secara langsung, virus gondongan juga bisa terjadi secara tidak langsung atau melalui media perantara. Seperti kebanyakan kasus penyebaran virus tidak langsung lainnya contohnya jika kita memakai gelas atau handuk yang juga dipakai oleh penderita gondongan. Contoh lainnya apabila penderita gondongan menyentuh mulut atau hidungnya, lalu tangan yang telah terkontaminasi virus memegang suatu benda, maka kita pun berpeluang tertular apabila turut memegang benda tersebut.

Virus ini menyerang dengan masuk ke saluran pernapasan dan selanjutnya menuju kelenjar parotid untuk berkembang biak dan berinkubasi selama empat belas hingga dua puluh lima hari. Penyakit gondongan biasanya diawali dengan demam, sakit kepala, nyeri otot, kehilangan nafsu makan, nyeri rahang bagian belakang saat mengunyak dan sulit membuka mulut.

Peluang wanita yang terkena gondongan bisa dikatakan lebih rendah daripada laki-laki yang terkena penyakit gondongan. Komplikasi yang mungkin terjadi pada wanita antara lain peradangan payudara dan peradangan pada salah satu atau kedua indung telur, walaupun beberapa kasus jarang hingga menyebabkan kemandulan. Peluang pada wanita yang terkena gondongan akan lebih tinggi saat kehamilan, karena infeksi virus gondongan pada trimester pertama kehamilan dapat mengakibatkan cacat bawaan pada janin.

Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa penjelasan tentang penyakit yang biasanya menyertai dan berbahaya bagi penderita gondongan :

  • Pankreatitis. Pankreatitis merupakan peradangan yang terjadi di pankreas. Penderita akan merasakan nyeri perut bagian atas, mual dan sampai terjadi muntah. Virus mumps menyerang pankreas jika virus berhasil masuk dalam pencernaan. Memang sangat memungkinkan sekali virus ini dapat masuk ke pankreas, karena virus menyerang kelenjar air liur sehingga virus akan masuk bersamaan dengan makanan yang Anda konsumsi.
  • Ensefalitis. Ensefalitis merupakan salah satu jenis peradangan pada otak. Gondongan yang tidak segera ditangani, virusnya akan berkembang hingga ke daerah otak. Ensefalitis dapat menimbulkan gangguan syaraf yang dapat mengancam jiwa. Meskipun dapat berakibat fatal, namun pada penderita gondong yang sampai menderita penyakit ini sangat jarang ditemukan.
  • Meningitis. Meningitis merupakan infeksi dan peradangan dari membran pembungkus dan cairan yang mengelilingi otak dan spinal cord (syaraf tulang belakang). Meningitis dapat terjadi apabila virus mumps masuk ke dalam pembuluh darah dan menyebar ke susunan syaraf pusat. Akan sangat berbahaya jika Anda telat dalam menanganinya. Walaupun kasus meningitis akibat gondongan sangat jarang ditemukan seperti halnya ensefalitis, Anda harus tetap waspada dan teliti dalam penanganan gondongan.
  • Peradangan Pada Ovarium. Peradangan ovarium juga bisa saja terjadi karena penaykit gondongan, mekanisme terjadinya radang ovarium yaitu ketika virus mumps menyebar dan memasuki daerah organ reproduksi wanita. Saat virus mencapai ovarium, virus menginfeksi sehingga terjadi peradangan. Perlu diperhatikan bahwa peradangan pada ovarium ini tidak sampai menyebabkan kemandulan. Kasus peradangan pada ovarium akibat dari gondongan terbilang sangat jarang terjadi.
  • Penurunan Pendengaran. Virus gondong menyerang daerah di bawah telinga, jadi sangat memungkinkan jika virus tersebut selanjutnya menginfeksi bagian-bagian dari telinga sehingga menyebabkan penurunan pendengaran. Penurunan pendengaran yang disebabkan oleh penyakit gondongan biasanya bersifat permanen. Walaupun yang diserang hanya satu sisi, akan tetapi virus mumps dapat menginfeksi atau merusak kedua telinga.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here