Faktor Risiko dan Pencegahan Kram pada Ibu Hamil

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kram adalah kontraksi atau menegangnya otot dengan kuat bersifat mendadak. Kram berlangsung selama beberapa detik hingga menit. Kejang otot ini tidak mengenal usia dan jenis kelamin, bahkan pada ibu hamil.

Kram pada ibu hamil sering terjadi. Apabila kram terjadi pada masa kehamilan, maka itu adalah hal normal seiring perkembangan bayi dan Rahim membesar. Namun, dalam beberapa kasus hal ini menandakan perut ibu hamil mengalami gangguan serius yang bisa berbahaya bagi kondisi bayi dalam kandungan. Terjadinya kram saat hamil dapat menumbulkan rasa nyeri yang luar biasa. Segera hubungi dokter dan berkonsultasi.

Tidak perlu khawatir kram menyerang apabila Anda mengetahui faktor pemicu yang menyebabkan terjadinnya kram saat hamil.

Berikut faktor risiko kram pada ibu hamil:

  • Tekanan pada Otot, Sendi, dan Pembuluh Darah

Secara otomatis ibu hamil mengalami peningkatan tekanan pada otot, sendi, dan pembuluh darah. Tekanan ini kerap memicu rasa nyeri.

  • Gas Berlebihan dalam Perut

Meningkatnya hormone progesterone mengakibatkan otot perut lebih rileks dan lebih lambat mencerna makanan. Tak hanya terasa pada perut, namun dapat menjalar di punggung dan dada.

  • Kenaikan Tekanan Darah

Kenaikan tekanan darah umumnya dialami pada kehamilan di trimester kedua. Hal ini terjadi karena jumlah protein dalam darah mengalami kenaikan, sehingga pembuluh darah akan memicu kram yang terjadi pada perut ibu hamil.

  • Keguguran

Salah satu indikasi akan terjadi kram saat hamil adalah keguguran. Maka dari itu ibu hamil tidak boleh menyepelekan akan terjadinya kram.

  • Kontraksi Braxton Hileks

Kram perut atau kontraksi saat hamil dapat terjadi di trimester awal. Hal ini bukan tanda proses melahirkan, tetappi untuk menguatkan otot-otot pada rahim ibu hamil.

  • Perenggangan Rusuk

Bertambahnya usia kehamilan dan ukuran janin maka rusuk ibu hamil juga akan mengalami pertambahan keregangan. Hal ini merupakam salah satu pemicu terjadinya kram perut saat hamil.

  • Infeksi pada Ginjal

Infeksi pada ginjal dapat menjadi salah satui indikasi kram perut berkepanjangan saat hamil. Penyebab ini akan menimbulkan gejala nyeri dank ram pada bagian pinggul dan bawah perut

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY