Faktor Risiko Polip Hidung pada Wanita

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Polip hidung dapat menyerang siapa saja, baik pria maupun wanita, berdasarkan perbandingan yang menderita penyakit ini antara pria dan wanita pada usia dewasa berkisar 2 : 1. Meskipun pria lebih besar menderita penyakit ini namun wanita pun tidak boleh lengah dalam menghindari penyakit hidung yang tidak berbahaya ini, meskipun begitu polip hidung sangat mengganggu bagi yang menderitanya. Pada orang dewasa biasanya penyakit polip ini banyak ditemukan pada usia lebih dari 20 tahun dan paling banyak ditemukan pada usia 40 tahun

Polip hidung merupakan suatu penyakit yang tidak jarang dialami oleh organ pernafasan. Polip hidung bukan jenis penyakit pernafasan yang terlalu parah namun tidak bisa dibiarkan begitu saja  apabila Anda mengalami penyakit polip hidung. Polip hidung adalah kondisi hidung dimana di dalam hidung terdapat jaringan yang baru tumbuh. Jaringan tersebut akan bergelantung di dalam hidung yang bisa terasa apabila di raba atau memasukan jari ke dalam rongga hidung.

Polip yang bergelantung di dalam hidung ukurannnya berbeda beda, ada polip hidung yang besar dan ada pula yang kecil. Polip hidung yang kecil biasanya tidak akan menimbulkan berbagai macam hal yang terlalu mengganggu, tetapi apabila polip hidung yang besar bisa menjadi penghalang untuk udara yang akan masuk. Maka dari itu walaupun polip hidung tidak bersifat kanker atau pun tumor tetapi tidak baik, karena bisa menyebabkan gangguan pada pernafasan yang fatal nantinya.

Gejala yang mungkin ada pada penyakit polip hidung adalah timbulnya keluhan pertama yaitu hidung tersumbat, sumbatan ini menetap dan tidak hilang timbul. Semakin lama keluhan dirasakan semakin berat. Penderita sering mengeluhkan terasa ada massa di dalam hidung dan sukar membuang ingus. Gejala Polip Hidung lain adalah hiposmia (gangguan penciuman). Gejala lainnya dapat timbul jika terdapat kelainan di organ sekitarnya seperti post nasal drip (cairan yang mengalir di bagian belakang mulut), suara bindeng, nyeri muka, telinga terasa penuh, snoring (ngorok), gangguan tidur dan penurunan kualitas hidup.

Sampai saat ini, penyebab terjadinya polip pada hidung belum diketahui secara pasti. Ada beberapa faktor yang dianggap menjadi penyebab terjadi nya polip hidung yaitu reaksi alergi dan peradangan menahun yang berulang. Namun ada beberapa penyakit dan kondisi yang berhubungan dengan Polip hidung, seperti, Penyakit Asma, Rhinitis Alergika, Sinusitis Kronis, Intoleransi Aspirin, Intoleransi Alkohol.

Setiap kondisi yang memicu peradangan kronis pada saluran hidung atau sinus, seperti infeksi atau alergi dapat meningkatkan risiko Anda untuk mengembangkan polip hidung. Kondisi yang sering berkaitan dengan polip hdung antara lain:

  • Penyakit ini menyebabkan penyempitan dan peradngan napas secara total
  • Respon terhadap aspirin atau penghilang rasa sakit seperti ibuprofen dan naproxen.
  • Sinusitis alergi jamur. Ini adalah alergi terhadap jamur dalam udara.
  • Cystic fibrosis. Yitu suatu kelinan genetik dalam prsuksi dan sekresi lendir yang tebal-lengket dari hidung dan membran sinus
  • Sindrom chrug-strauss. Merupakan sebuah penyakit yang langka yang menyebabkan peradangan pembuluh darah.

Sejarah keluarga. Faktor ini juga ungkin memiliki peranan tersendiri. Ada beberapa bukti bahwa variasi genetik berkaitan dengan fungsi kekebalan yang membuat seseorang ebih mudah terkena polip hidung.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY