Faktor Risiko Radang Prostat

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Masalah pada prostat merupakan masalah kesehatan pria yang keluhannya beragam. Salah satunya adalah radang prostat atau secara medis disebut prostatitis. Adapun prostat merupakan organ seperti kenari yang terletak tepat di bawah kandung kemih pria, yang berperan dalam produksi cairan mani. Gejala prostat yang mengalami peradangan, antara lain nyeri saat buang air kecil, nyeri pada selangkangan atau panggul, terkadang disertai gejala mirip flu.

Perkembangan radang prostat dapat terjadi secara bertahap (kronis) atau tiba-tiba (akut). Ada beberapa hal yang menyebabkan prostat meradang. Umumnya, peradangan ini disebabkan oleh infeksi, di mana bakteri masuk dan menginfeksi prostat melalui saluran kemih. Akan tetapi, radang prostat terkadang tidak disebabkan oleh bakteri dan penyebab pastinya tak selalu dapat diketahui. Sejauh ini, penyebab lain dari radang prostat dikaitkan dengan gangguan sistem kekebalan tubuh dan cedera atau trauma kelenjar prostat atau bagian di sekitarnya.

Antibiotik adalah perawatan utama yang digunakan untuk mengobati radang prostat akibat infeksi bakteri. Jika bakteri masih menetap atau bersembunyi di prostat, kekambuhan bisa terjadi atau kondisi lebih sulit diobati karena kondisinya telah berkembang menjadi prostatitis bakteri kronis. Bila ini terjadi, risiko timbulnya komplikasi semakin tinggi, mulai dari infeksi bakteri dalam darah (bakteremia), abses pada prostat, hingga infertilitas. Anda tentu tidak menginginkan hal ini terjadi bukan?

Oleh karenanya, penting untuk mengenali faktor risiko radang prostat sehingga Anda dapat membawa diri pada perubahan gaya hidup yang lebih baik. Faktor risiko tersebut mencakup beberapa hal yang membuat Anda menjadi lebih berisiko memiliki radang prostat, yaitu:

  • Berusia antara 30-50 tahun. Setiap pria bisa mengalami radang prostat. Namun, sejumlah literatur medis menyebutkan bahwa risiko radang prostat lebih tinggi pada pria muda dan usia pertengahan, yaitu antara 30-50 tahun. Prostat akan membesar seiring bertambahnya usia, dan ini menempatkan tekanan lebih pada uretra. Hal ini menjadi salah satu penyebab mengapa banyak pria yang mengalami masalah prostat di usia pertengahan.
  • Memiliki infeksi saluran kemih. Jika infeksi saluran kemih tidak ditangani dengan benar, bakteri bisa menginfeksi prostat dan menyebabkan peradangan pada prostat.
  • Dehidrasi. Ketika tubuh mengalami dehidrasi, urin cenderung menetap lebih lama di kandung kemih dan membuat bakteri lebih cepat berkembangbiak sehingga meningkatkan risiko timbulnya infeksi sistem kemih. Pada gilirannya, hal ini meningkatkan pula risiko peradangan pada prostat.
  • Cedera atau trauma pada panggul. Misalnya, cedera karena terjatuh saat bersepeda atau berkuda.
  • Kateterisasi uretra. Penyisipan kateter ke dalam uretra seringkali menjadi bagian dari prosedur selama atau setelah operasi untuk kanker prostat. Akan tetapi, penggunaan kateter ini meningkatkan risiko radang prostat bakteri akut, terutama pada kalangan pria yang lanjut usia.
  • Perilaku seks berisiko. Radang prostat karena bakteri dapat disebabkan oleh perpindahan bakteri antar pasangan seksual ketika melakukan seks tanpa kondom dan sering melakukan seks dengan pasangan yang berbeda. Selain itu, radang prostat juga terkait dengan beberapa penyakit menular seksual, seperti HIV/AIDS, klamidia, gonore, dan trikomoniasis.
  • Stres. Tingkat stres yang tak terkendali dan masalah emosional diyakini menjadi salah satu penyebab radang prostat kronis. Pasalnya, kondisi psikis yang tidak sehat dapat meningkatkan kadar prolaktin, yang dapat menyebabkan kerusakan sistem kekebalan tubuh, memicu peradangan, serta mengacaukan kesimbangan hormon yang mengarah pada rasa sakit kronis.

Karena terkait dengan infeksi bakteri, hal utama yang bisa dilakukan untuk mencegah radang prostat adalah dengan menjaga kebersihan organ reproduksi, menerapkan gaya hidup sehat dan bersih, mengurangi stres, serta hindari menahan keinginan buang air kecil guna meminimalisir perkembangbiakan bakteri di dalam saluran kemih. Dengan begitu, berarti Anda telah berupaya memodifikasi faktor risiko radang prostat dalam diri Anda.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY