Faktor Risiko Rhinitis pada Pria

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Rinitis adalah radang selaput hidung. Rinitis alergi ditandai dengan gejala kompleks yang terdiri dari kombinasi dari: Bersin, hidung tersumbat, gatal hidung, dan Rhinorrhea. Mata, telinga, sinus, dan tenggorokan juga dapat terlibat. Rhinitis alergi adalah penyebab paling umum dari rhinitis. Ini adalah kondisi yang sangat umum, mempengaruhi sekitar 20% dari populasi.

Meskipun rinitis alergi bukan kondisi yang mengancam jiwa, komplikasi dapat terjadi dan kondisi secara signifikan dapat mengganggu kualitas hidup. Rhinitis adalah peradangan pada lapisan rongga hidung yang bisa disebabkan karena gejala alergi dan bisa juga disebabkan bukan karena alergi (Non-Alergi).

Berdasarkan penyebabnya, ada 2 golongan rhinitis, yang pertama yaitu Rhinitis alergi à disebabkan oleh adanya alergen yang terhirup oleh hidung. Kemudian yang kedua adalah Rhinitis non alergi à disebabkan oleh faktor-faktor pemicu tertentu seperti Rhinitis vasomotor, rhinitis medicamentosa, rhinitis struktural

Rinitis alergi adalah penyakit inflamasi yang disebabkan oleh reaksi alergi pada pasien atopi yang sebelumnya sudah tersensitisasi dengan alergen yang sama serta dilepaskannya suatu mediator kimia ketika terjadi paparan ulangan dengan alergen yang spesifik. Menurut WHO ARIA (Allergic Rhinitis and its Impact on Asthma) tahun 2001, rinitis alergi adalah kelainan pada hidung dengan gejala bersin-bersin, rinore, rasa gatal dan tersumbat setelah mukosa hidung terpapar alergen yang diperantarai oleh IgE.

Rhinitis alergi biasanya terjadi ketika alergen tertentu yang mudah terbawa oleh udara terhirup oleh hidung. Rhinitis alergi ada yang terjadi secara musiman (seasonal allergic rhinitis: terjadi pada musim-musim tertentu misalnya saat musim semi dimana, banyak tanaman yang mengeluarkan serbuk sari), dan ada juga yang terjadi selama menahun (perrenial allergic rhinitis: biasanya disebabkan spora jamur, debu, bau-bauan tertentu, rokok, bulu hewan, dan lain-lain)

Sedangkan untuk rhinitis non-alergi bisa disebabkan oleh alergen tertentu namun bukan karena faktor alergi, meskipun gejalanya sama seperti gejala rhinitis alergi.

Rinitis alergi adalah penyakit umum yang paling banyak di derita oleh perempuan dan laki-laki yang berusia 30 tahunan. Merupakan inflamasi mukosa saluran hidung yang disebabkan oleh alergi terhadap partikel, seperti: debu, asap, serbuk atau tepung sari yang ada di udara. Meskipun bukan penyakit berbahaya yang mematikan, rinitis alergi harus dianggap penyakit yang serius karena karena dapat mempengaruhi kualitas hidup penderitanya.

Rinitis alergi dapat dialami oleh siapa saja termasuk pada pria, tetapi ada beberapa faktor yang diduga bisa meningkatkan risiko Anda untuk mengalami rhinitis alergi. Berikut dalah beberapa faktor pemicu Rhinits pada pria, faktor tersebut meliputi:

  • Faktor keturunan. Faktor ini juga mengambil peran penting, risiko Anda untuk mengalami rinitis alergi akan meningkat jika orang tua atau saudara kandung juga memiliki kondisi yang sama.
  • Pengaruh alergi atau penyakit lain. Misalnya seperti orang yang terkena penyakit asma.
  • Pajanan dari lingkungan. Contohnya orang yang bekerja sebagai pengrajin mebel yang terus terpajan debu kayu.

Itulah tadi beberapa faktor risiko Rhinitis yang dapat dalami oleh pria, jika Anda yang memiliki faktor-faktor risiko seperti diatas maka sebaiknya mulai sekarang lebih wspada agar tidak terserang penyakit Rhinitis.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY