Fobia Sosial atau Social Anxiety Disorders Berbeda dengan Sifat Pemalu

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Fobia sosial adalah sikap menghindari orang lain karena kekhawatiran atau ketakutan dianggap tidak mampu melakukan hal sesuai standar orang lain, sehingga penderita fobia sosial lebih suka menyendiri atau bersembunyi dibandingkan berkumpul atau tampil di depan banyak orang. Jika seperti itu apakah fobia sosial sama dengan malu? Tidak, fobia sosial ternyata berbeda dengan sifat pemalu.

Malu bermakna merasa tidak enak hati, hina, tak mampu karena berbuat sesuatu yang kurang baik (kurang benar), segan melakukan sesuatu karena ada rasa hormat, merasa rendah karena berada di tengah-tengah orang penting.

Definisi lainnya, malu adalah salah satu bentuk emosi manusia. Malu memiliki arti beragam, yaitu sebuah emosi, pengertian, pernyataan atau kondisi yang dialami manusia akibat sebuah tindakan yang dilakukan sebelumnya dan kemudian ingin ditutupinya.

Dari definisinya saja dapat kita lihat bahwa fobia sosial itu berbeda dengan pemalu. Pemalu atau merasa malu masih dianggap normal karena merupakan salah satu cara manusia mengungkapkan perasaannya sedangkan fobia sosial sudah masuk dalam gangguan, jadi berbeda sekali.

Perbedaan fobia sosial dan pemalu dibuktikan dalam penelitian yang dilakukan oleh National Institute of Mental Healt, yaitu Marcy Burstein, Ph.D. Ia bersama dengan timnya meneliti tingkat rasa malu normal dikalangan remaja dengan karakteristik lainnya yaitu gejala fobia sosial dengan remaja sejumlah lebih dari 10 ribu dan menggunakan remaja dengan rentang umur 13 sampai 18 tahun di Amerika.

Hasil dari penelitian tersebut yaitu setengah populasi dari penelitian tersebut mengindentifikasi dirinya sebagai pemalu dan hanya 12% responden saja yang merasa pemalu serta memenuhi krieria mengalami fobia sosial dalam hidupnya. Hasil lainnya, menunjukkan bahwa rasa malu dengan fobia sosial tidak selalu berkaitan langsung.

Perbedaan lainnya yaitu orang dengan fobia sosial akan merasa malu setiap saat meski ia berbuat benar dan salah sedangkan pemalu hanya akan merasa lalu jika tindakannya kurang benar. Contoh perilaku fobia sosial yaitu menghindari tempat yang ramai, menghindari makan di tempat umum.

Penderita fobia sosial juga cenderung menghindari situasi yang bisa membuatnya dinilai dan menunjukkan tanda-tanda kecemasan atau berperilaku secara memalukan. Sedangkan seorang pemalu tidak menghindari situasi yang sedang ia hadapi meski merasa malu secara emosional. Malu yang dirasakan penderita fobia sosial akan disertai ketakutan dan wajah yang memerah dan berkeringat dan juga dapat memicu kecemasan ekstrim bahkan serangan panik yang berlebihan. (DKA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here