Fungsi Jantung dalam Tubuh

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Jantung merupakan suatu organ dalam yang berongga dan terletak di pusat dada. Ukuran jantung kira-kira sebesar kepalan tangan dengan berat sekitar 300 gram.

Jantung memiliki fungsi utama memberikan oksigen untuk seluruh tubuh dan membersihkan seluruh tubuh dari karbondioksida. Jantung mengumpulkan darah diseluruh tubuh yang kurang akan oksigen dan dipompa ke dalam paru–paru untuk memaksimalkan fungsinya, sehingga darah mengambil oksigen dari paru–paru untuk disebarkan ke seluruh tubuh dan akan membuang karbondioksida. Selanjutnya jantung mengumpulkan darah dari paru–paru yang banyak mengandung oksigen dan memompanya untuk disebarkan keseluruh jaringan tubuh.

Tiap-tiap bagian jantung bekerja dengan tidak bergantung pada yang lain, tetapi semuanya bekerja bersama-sama untuk mengatur peredaran darah yang normal.

  1. Serambi kanan

Darah kotor (darah yang tidak mengandung oksigen) memasuki serambi kanan melalui vena cava superior dan inferior. Dari serambi kanan, darah dipompa ke bilik kanan. Pada jantung janin, terdapat lubang di serambi kanan untuk memungkinkan darah mengalir secara langsung ke serambi kiri. Hal ini penting untuk sirkulasi janin yang sehat karena paru-paru janin belum mampu bekerja sempurna. Janin akan mengambil darah bersih yang kaya oksigen dari ibu. Setelah lahir, paru-paru bayi bisa berfungsi, sehingga lubang tersebut tertutup dan membuat batasan antara serambi kanan dan kiri.

  1. Bilik kanan

Bilik kanan adalah bagian yang bertanggung jawab memompa darah kotor ke paru-paru. Bilik berada di bawah serambi kanan, dan di samping bilik kiri. Darah kotor yang mengalir melalui serambi kanan akan melewati katup trikuspid untuk sampai di bilik kanan. Darah ini kemudian dipompa menuju paru-paru melalui katup pulmonalis dan berjalan melalui arteri pulmonalis. Bila bagian jantung ini tidak berfungsi dengan baik sehingga tidak bisa lagi memompa secara efisien, Anda bisa mengalami gagal jantung kanan.

  1. Serambi kiri

Serambi kiri bertanggung jawab menerima darah bersih dari paru-paru. Darah bersih adalah darah yang mengandung oksigen. Darah bersih masuk ke serambi kiri melalui pembuluh balik atau vena Darah ini kemudian dipompakan ke bilik kiri melalui katup mitral. Dari bilik kiri, darah bersih yang kaya oksigen ini siap untuk dialirkan ke seluruh tubuh.

  1. Bilik kiri

Bilik kiri merupakan bagian jantung yang paling tebal dan bertugas memompa darah bersih ke seluruh tubuh. Bilik kiri jantung terletak di bawah serambi kiri dan dipisahkan dengan katup mitral. Ketika jantung berkontraksi, darah nantinya mengalir kembali ke serambi kiri melalui katup mitral  kemudian memasuki bilik kiri. Keadaan darah tinggi (hipertensi) dapat menyebabkan otot bilik kiri melebar dan mengeras. Bila hal ini terjadi, fungsi bilik kiri untuk memompa darah ke seluruh tubuh dapat terganggu.

Dinding-dinding jantung terdiri dari serat-serat otot yang kuat yang mempunyai kekuatan untuk menguncup (berkontraksi) atau berdenyut dengan berirama. Denyutan berirama yang terus menerus ini memelihara kelangsungan peredaran darah.

Jantung melakukan pekerjaan yang banyak sekali. Jantung berdenyut lebih dari seratus ribu kali sehari, terus-menerus memompa darah melalui lebih dari 60.000 mil pembuluh darah yang amat kecil.

Pembuluh-pembuluh kapiler ini hanya sepersepuluh inci panjangnya, tetapi jika ujung-ujungnya disambungkan satu sama lain, maka panjangnya adalah dua setengah kali lingkar bumi melalui khatulistiwa. Untuk menjaga tekanan yang sesuai, semua pembuluh ini harus diisi dengan jumlah darah yang sesuai, karena jika tidak, jaringan-jaringan tubuh akan mati.

Bertambahnya usia seseorang, akan sangat berpengaruh terhadap fungsionalitas jantung itu sendiri. Hal ini berarti karena jantung bekerja secara terus menerus selama manusia hidup, akan berpengaruh terhadap kemampuan fungsi jantung secara berangsur akan mengalami penurunan. Dan hal ini akan semakin drastis penurunan fungsi jantung apabila terdapat keadaan lain yang mempengaruhi fungsi jantung itu sendiri. Misalnya terjadi infeksi otot jantung atau selaput otot miokarditis atau perikarditis, berkurangnya oksigen karena penyempitan pembuluh darah yang menyuplainya sering disebut sebagai penyakit jantung koroner, bertambahnya massa otot karena meningkatnya tekanan, dan sebagainya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY