Gagap Pada Anak

SehatFresh.com – Bicara gagap adalah salah satu gangguan bicara yang sering dijumpai di kalangan anak kecil atau balita. Gagap atau stuttering ditandai dengan pengulangan kata, suara, atau suku kata dan bicara terbata-bata. Kebanyakan anak tidak akan terus gagap hingga dewasa. Biasanya, seiring dengan perkembangan anak, gagap akan berhenti. Kendati demikian, intervensi dini perlu dilakukan guna mencegah anak menjadi gagap di masa dewasa.

Ada tiga jenis gagap. Pertama, gagap perkembangan, ini merupakan yang paling umum pada anak-anak usia di bawah 5 tahun ketika anak mengembangkan kemampuan bicara dan bahasa mereka dan biasanya sembuh tanpa pengobatan. Kedua, gagap neurogenik, disebabkan oleh kelainan sinyal antara otak dan saraf atau otot. Terakhir, gagap psikogenik, yang akar penyebabnya berasal dari bagian otak yang mengatur pemikiran dan penalaran.

Ada beberapa kemungkinan penyebab gagap. Masalah neurofisiologi dan masalah perkembangan selama masa kanak-kanak dapat menjadi penyebab gagap. Cedera otak dari stroke dapat menyebabkan gagap neurogenik. Trauma emosional yang berat dapat menyebabkan apa yang dikenal sebagai gagap psikogenik. Gagap dapat terjadi dalam keluarga karena suatu kelainan turunan yang memengaruhi bagian otak yang mengatur bahasa. Jika Anda atau orang tua Anda gagap, anak-anak Anda mungkin juga akan gagap.

Tidak semua anak yang gagap memerlukan pengobatan karena gagap perkembangan biasanya sembuh seiring dengan waktu. Pada kasus tertentu, terapi wicara merupakan pilihan bagi beberapa anak. Bila anak telah bicara gagap selama tiga sampai enam bulan, tampak mengalami kesulitan emosional karena gagap, terlebih bila anak memiliki riwayat keluarga gagap, sebaiknya segera konsultasikan dengan ahli terapi bicara.

Ahli terapi bicara dapat membantu mendiagnosa gagap. Tidak ada pengujian invasif yang diperlukan. Biasanya, orang tua hanya perlu menggambarkan gejala gagap yang dialami anak, dan ahli terapi bicara dapat mengevaluasi sejauh mana keparahannya. Terapi bicara dapat mengurangi gangguan dalam berbicara dengan berfokus pada pengendalian pola bicara dengan mendorong anak untuk berbicara dalam kalimat pendek dan pada tingkat yang lebih lambat. Selain itu, ahli terapi bicara juga dapat membantu orang tua untuk mengetahui kapan saat yang tepat untuk memperbaiki gagap anak.

Untuk mengatasi masalah gagap pada anak, diperlukan juga latihan menghirup dan menghembuskan napas secara rutin. Teknik ini bisa membantu anak untuk berbicara dengan kecepatan sedang dan terarah. Latihan membaca buku dengan suara keras juga dapat membantu melatih kemampuan bicara anak. Tidak ada obat yang telah terbukti dapat mengurangi episode gagap. Terapi alternatif seperti akupunktur, stimulasi listrik pada otak, dan teknik pernapasan juga tampaknya kurang efektif. Menciptakan lingkungan rendah stress, secara sederhana dapat membantu mengurangi gagap.

Sumber gambar : id.wikihow.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY