Gangguan Makan (Binge Eating)

SehatFresh.com – Kita semua pasti pernah makan berlebihan sesekali. Namun, makan berlebihan sudah menjadi kebiasaan yang sulit untuk dikendalikan bagi beberapa orang. Ini mengarah pada gangguan makan yang secara medis disebut dengan binge eating disorder. Bukan hanya sekedar makan berlebihan, binge eating berhubungan dengan masalah fisik dan psikologis yang signifikan. Orang yang menderita binge eating biasanya memiliki karakter yang impulsif, memiliki obsesi berlebihan terhadap makanan, serta menunjukkan kontrol diri yang rendah.

Binge eating disebabkan oleh berbagai penyebab. Dalam beberapa kasus, penyebab gangguan tersebut mungkin tidak akan pernah diketahui. Binge eating sering umumnya disebabkan serangkaian aktivitas abnormal yang berjalan di di otak. Depresi, diet ekstrim, dan stres dapat menyebabkan ini. Beberapa teori menyatakan binge eating juga berkaitan dengan faktor genetik.

Jika Anda diet tapi berat badan justru makin bertambah, berarti ada yang salah dalam pola diet Anda. Bahkan semakin gigih berdiet, Anda justru makin stres dan tertekan. Akibatnya, Anda makan melebihi porsi normal. Bukannya kenyang, tapi Anda justru menjadi merasa bersalah dan malu, yang pada akhirnya membuat Anda makan semakin banyak. Karena rasa malu tersebut, penderita binge eating seringkali makan secara sembunyi-sembunyi, walaupun mereka selalu mengaku sedang diet. Bahkan, mereka bisa tetap makan walaupun sedang tidak lapar.

Orang dengan binge eating biasanya menunjukkan gejala-gejala setidaknya sekali seminggu selama tiga bulan atau lebih, seperti :

  • Makanjauh lebih cepatdari biasanya
  • Terus makan meskipun sudah kenyang
  • Makandalam jumlah besarmakanan ketika tidak lapar
  • Menyembunyikan makanan dan memakannya sendiri secara diam-diam
  • Malu dengan porsi makan yang dikonsumsi
  • Merasasangatjijik, depresi, ataubersalahsetelah makan
  • Sering merasa putus asa untuk mengendalikan berat badan dan kebiasaan makan

Jika tidak diobati, binge eating dapat memicu obesitas dan kondisi medis lainnya seperti penyakit jantung dan diabetes. Mengobati kelainan ini atau kecanduan terhadap makanan memang bukanlah hal mudah. Dengan bantuan dan dukungan yang tepat, penderita binge eating dapat belajar mengontrol pola makan dan membangun hubungan yang sehat dengan makanannya.

Binge eating dapat diobati dengan terapi. Karena beberapa orang memiliki kecenderungan biologis menuju binge eating, kekambuhan bisa terjadi. Salah satu aspek yang paling penting adalah menemukan bagaimana caranya untuk mengendalikan stres dan perasaan luar biasa lainnya tanpa menggunakan makanan. Jika sebelumnya memiliki riwayat binge eating, penting segera mencari bantuan setelah menyadari kebiasaan yang berhubungan dengan gangguan tersebut muncul kembali.

Sumber gambar : www.bulimia.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY