Gaya Hidup yang Berdampak pada Kesehatan Mata

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Seberapa pedulikah Anda dengan kesehatan mata Anda? Mata adalah salah satu organ penting yang seringkali terabaikan kesehatannya. Semakin bertambah usia Anda, kinerja mata akan menurun. Ironisnya, di era digital ini banyak yang mengalami kerusakan mata di usia muda. Bila kita lihat, semakin banyak sekarang ini yang menggunakan kacamata karena matanya minus. Kebanyakan penyebabnya karena gaya hidup. Banyak yang tak menyadari kalau mereka memiliki kebiasaan yang merusak mata seperti kebiasaan-kebiasaan berikut ini:

  1. Terlalu lama menatap layar komputer

Penggunaan komputer memang sulit dihindari, terutama bagi Anda yang seorang pekerja kantoran. Untuk meminimalisir risiko kerusakan mata, posisikan monitor sejajar dengan pandangan lurus mata. Selain itu, untuk mencegah mata tegang dan pegal, alihkan pandangan dari layar monitor dengan melihat benda jauh setiap 30-45 menit.

  1. Terlalu lama menatap layar smartphone

Selain komputer, menatap layar smartphone terlalu lama juga tanpa disadari merugikan kesehatan mata. Paparan cahaya biru dari smartphone dapat mengakibatkan penglihatan jadi kabur, kelelahan mata dan mata kering. Untuk meminimalisir efek tersebut, atur pencahayaan menjadi lebih redup, dan berkediplah lebih sering ketika menatap layar smartphone Anda.

  1. Membaca sambil tiduran atau di ruang minim cahaya

Jarak ideal antara buku dan mata akan sulit disesuaikan jika Anda membaca sambil tiduran sehingga mata mudah lelah dan pegal. Jika ini dilakukan terus menerus, kinerja mata lambat laun akan menurun. Membaca di ruang minim cahaya juga dapat berimbas pada menurunnya kesehatan mata.

  1. Menonton TV sambil tiduran

Santai nonton TV sambil tiduran memang menyenangkan. Tapi, kebiasaan tersebut menempatkan “beban” pada mata sehingga membuat mata cepat lelah, dan lama kelamaan mengakibatkan kualitas penglihatan menurun.

  1. Terlalu lama di bawah sinar matahari

Matahari pagi memang menyehatkan. Namun, bila Anda sering beraktivitas di luar ruangan ketika matahari sedang terik-teriknya, tak hanya kulit saja yang jadi lebih gelap, tapi kesehatan mata juga dirugikan. Sinar UV dapat menembus kornea dan memicu timbulnya penyakit mata serius, seperti keratitis, katarak, dan kanker kelopak mata.

  1. Memakai lensa kontak

Perawatan lensa kontak yang tidak tepat dapat memicu infeksi serius pada mata yang berujung kebutaan. Oleh karenanya, hindari penggunaan lensa kontak abal-abal. Gunakan lensa kontak sesuai resep dan arahan dokter mata.

  1. Mengucek mata

Mengucek mata ketika mata terasa gatal atau ada yang mengganjal memang membuat mata rasanya lebih baik. Tapi, kebiasaan tersebut dapat mengganggu sirkulasi darah pada mata dan memicu munculnya kerutan halus di sekitar mata. Sesekali Anda bisa menggunakan obat tetes ketika terasa ada kotoran yang menempel pada mata ketimbang menguceknya.

  1. Merokok

Penelitian terbaru melaporkan bahwa merokok dapat menyebabkan menurunnya kinerja penglihatan hingga kebutaan. Zat kimia dalam rokok dapat memengaruhi mata melalui aliran darah atau karena paparan langsung asap rokok pada mata. Pada gilirannya, ini meningkatkan risiko munculnya penyakit mata, seperti katarak, degenerasi makula, dan konjungtivitis. Jika kebiasaan merokok tak segera dihentikan, penyakit-penyakit mata tersebut semakin besar kemungkinannya berkembang menjadi kebutaan.

Jika Anda merasa memiliki kebiasaan di atas, mari lakukan perubahan gaya hidup dari sekarang. Menjaga kesehatan mata sejak dini adalah investasi kesehatan yang berharga di masa depan. (RFZ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here