Gejala Beri-beri pada Wanita

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com РGangguan kesehatan dan serangan penyakit bisa menyerang siapa saja baik pria maupun wanita dan tidak mengenal usia penderitanya.  Khususnya bagi kaum wanita, gangguan kesehatan bisa terjadi dari yang ringan sampai gangguan yang serius, salah satu gangguan kesehatan yang mungkin dialami adalah penyakit beri-beri.

Umumnya penyakit beri-beri bisa menyerang siapa saja termasuk wanita. Penyakit ini disebabkan karena kurang asupan salah satu vitamin pada tubuh kita, vitamin tersebut adalah vitamin B1. Secara umum penyakit beri-beri akan mempengaruhi sistem kardiovaskuler (beri-beri basah) atau mempengaruhi sistem saraf (beri-beri kering). Pada dasarnya jka penanganan terhadap penyakit beri-beri cepat dilakukan maka penyakit ini akan bersifat reversible, namun jika penanganan penyakit ini lambat bisa mengancam hilangnya nyawa seseorang kerana terjadinya komplikasi yang permanen.

Seperti yang telah dijelaskan diatas bahwa penyakit beri-beri disebakan karena kurangnya asupan vitamin B1 atau tiamin yang menyebabkan ketidakmampuan tubuh atau kurangnya komsumsi tiamin. Ketidakmampuan tersebut bisa disebabkan karena konsumsi obat-obatan serta komsumsi alkohol yang berlebih. Penyebab lain terjangkitnya penyakit ini yaitu dapat terjadi kelainan herediter. Meskipun jarang terjadi, penyakit ini juga bisa merupakan penyakit warisan atau keturunan yang akan menurunkan kemampuan tubuh dalam menyerap dan menggunakan vitamin B1. Beri-beri juga bisa ditemui pada bayi yang menyusui dari ibu yang kekurangan vitamin B1, dan pada bayi yang hanya diberikan susu formula yang kadar vitamin B1 nya tidak memadai.

Anda bisa mencegah terjadinya penyakit ini dengan cara mengkomsumsi makanan yang seimbang. Adapun hal yang bisa meningkatan seseorang terjangkit penyakit beri beri ini diantaranya sebagai berikut:

  • Komsumsi alkohol secara berlebih
  • Melakukan operasi pengecilan lambung
  • Melakukan diet yang berlebih dengan diet rendah tiamin
  • Konsumsi atau penggunaan diuretic yang sering serat dosis yang tinggi
  • Tube-feeding

Seperti yang sudah Anda ketahui bahwa beri-beri terdiri dari dua jenis yaitu beri-beri basah dan kering. Berikut akan dijelaskan gejala-gejala yang ditimbulkan oleh penyakit ini:

  1. Gejala beri-beri kering bisa timbul pada kurun waktu sesekali ataupun setiap hari, diantaranya sebagai berikut:
  • Jika gejala ini muncul maka si pendertia akan kesulitan berjalan
  • Saat terserang penyakit ini bisa mengakibatkan kelumpuhan
  • Kehilangan koordinasi masa kerja otot
  • Timbulnya masalah neurologi seperti merasa kebingungan, hilangnya ingatan atau memori dan terjadi radang otak akut
  • Kekurangan vitamin ini bisa menyebabkan rasa mual
  • Terjadinya gangguan pada lidah (cadel).
  • Terjadinya nistagimus (gerakan mata yang tidak terkendali)
  • Menimbulkan rasa nyeri yang luar biasa.
  • Menyebabkan kesemutan.
  • Gejala beri-beri basah, diantaranya sebagia berikut:
  • Tubuh mudah sekali lelah dan juga lemah meskipun tidak melakukan aktifitas yang berat.
  • Meningkatnya frkuensi dari gerakan denyut jantung
  • Dada terasa sesak
  • Terjadinya penurunan berat badan secara drastis tanpa sebab pasti
  • Terjadi pembengkakan dan rasa nyeri dibagian kaki
  • Terjadinya gejala efuso pleura (penumpukan cairan diarea pada organ paru-paru)
  1. Sebenarnya penyakit ini merupakan penyakit yang tidak membahayakan jika ditangani secara cepat dan tepat, namun jika tidak segera diobati dapat menyebabkan terjadinya komplikasi yang serius dan permanen. Bahkan bisa menghilangkan nyawa jika tidak segera mendapatkan penanganan medis. Setelah mendapatkan pengobatan, Anda bisa meminimalisir risiko komplikasi yang serius dengan mentaati jadwal dan rencana pengobatan yang sudah dirancang khusus oleh profesional kesehatan. Komplikasi beri-beri antara lain:
  • Terjadinya komplikasi bisa mengurangi kesadaran ( pingsan atau koma) Gangguan psikosis
  • Rasa sakit atau rasa tidak nyaman yang parah
  • Hilangnya mobilitas tubuh
  • Mengakibatkan gagal jantung kongesti ( menurunnya kemampuan organ jantung untuk memompa darah)

Untuk mengobati penyakit ini adalah dengan mengembalikan kadar tiamin pada tingkat normal, serta pemberian suplemen vitamin melalui cara injeksi maupun oral.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY