Gejala dan Dampak Insomnia Bagi Kesehatan

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Insomnia adalah suatu gejala kelainan dalam tidur yang berupa seseorang mengalami kesulitan untuk tidur. Gejala tersebut biasanya dapat diikuti dengan gangguan fungsional saat anda sudah terbangun.

Insomnia sebenarnya bukanlah suatu penyakit, namun merupakan suatu gejala yang didasari oleh beberapa faktor penyebab contohnya seperti gangguan emosional, gangguan fisik dan bisa juga karena penggunaan obat terlarang yaitu jenis narkotika dan psikotropika (Narkoba). Masalah kesulitan tidur ini seringkali dialami, baik oleh anak yang berusia muda ataupun pada orang tua yang terjadinya bersamaan dengan gangguan emosional, gelisah, kecemasan dan depresi yang berat. Dan kadang-kadang  juga bisa mengalami kesulitan tidur walaupun tubuh dan otak tidak lelah. Dengan bertambahnya usia anda maka kualitas tidur anda akan menurun. Stadiumnya juga berubah-ubah misalnya dari stadium 4 berubah menjadi lebih kecil dan akhirnya akan menghilang juga.

Gejala insomnia

Bagi penderita yang mengalami insomia cenderung akan berbangun pada malam hari dan merasakan lelah ditubuh ke esokan harinya. Proses awal orang yang mengalami insomnia ini biasanya mengacu pada kebiasaan lama waktu tidurnya. Untuk insomnia psikofisiologis biasanya penderita akan merasakan cemas, tegang dan terlalu lama masalah dimasa lalunya. Dan insomnia akut biasanya dapat dipicu oleh kajadian seperti penyakit atau kematian dari orang-orang yang dia cintai. Hal ini tentu saja berkaitan dengan onset insomnia. Pola insomnia ini dapat di sembuhkan tetapi dari waktu kewaktu dan penderita mungkin akan mengalami insomnia secara terus menerus. Bahkan semakin anda mencoba ingin tidur maka akan menjadi lebih sulit. Berikut adalah gejala gejala insomnia seperti :

  • Sulit untuk tidur atau anda tidak dapat menutup mata
  • Bisa tidur tetapi anda akan tetap terbangun dan tidak dapat tidur kembali
  • Sering terbangun ditengah malam dan ke esokan harinya akan mengantuk.

Dampak buruk kesehatan akibat mengalami insomnia yaitu sebagai berikut :

  1. Meningkatkan risiko kematian

Menurut penelitian ditemukan pola tidur dapat mempengaruhi angka kematian lebih dari 10.000 pegawai sipil inggris selama dekade. Bahkan kurang tidur akan meningkatkan dua kali lipat risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular.

  1. Dapat meningkatkan berat badan (obesitas)

Jika anda kurang tidur akan dapat meningkatkan nafsu makan dan sangat memungkinkan tubuh anda akan bertambah.

  1. Menjadi pikin atau pelupa

Pada tahun 2009 di amerika serikat dan perancis menemukan bahwa peristiwa otak (sharp wave ripples) bertanggung jawab mengangkat memori otak dan dapat mentransfer infomasi dari hipokampus ke neokorteks di otak dimana kenangan jangka panjang dapat di simpan.

  1. Mempengaruhi kesehatan kulit

Kulit akan terlihat lebih pucat dan mata bengkak karena kurang tidur malam. Bila anda tidak mendapatkan tidut yang cukup maka tubuh kan melepaskan hormon stres (kortisol) berlebihan.

  1. Masalah kesehatan yang serius

Dapat meningkatkan berbagai macam penyakit seperti jantung, gagal jantung, denyut jantung tidak teratur, tekanan darah tinggi, trroke dan diabetes.

  1. Menurunkan libido wanita

Mendorong wanita tidak bergairah untuk melakukan hubungan seks. (NLT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here