Gejala dan Diagnosa Kanker Kelenjar Getah Bening di Leher

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kelenjar getah bening merupakan bagian penting dalam sistem kekebalan tubuh. Sayangnya, kelenjar getah bening tak luput dari serangan kanker. Biasanya, gejalanya diawali dengan adanya benjolan pada anggota tubuh tertentu, seperti leher.

Berikut ini merupakan gejala yang timbul akibat adanya penyakit kanker kelenjar getah bening secara umum yang ada pada leher:

  • Leher membengkak. Pembengkakan yang tidak biasa akan terlihat di leher. Hal tersebut dikarenakan kelenjar getah bening mengalami infeksi oleh suatu virus atau bakteri. Selain itu, hal ini mengindikasikan bahwa sel-sel kanker yang ada dalam kelenjar getah bening mulai menyerang organ tubuh tersebut.
  • Benjolan terasa keras saat ditekan. Ketika leher mengalami pembengkakan, benjolan tersebut akan terasa keras dan juga sakit pada saat ditekan.
  • Badan terasa lemah. Karena menyerang sistem kekebalan tubuh, maka penderita kanker kelenjar getah bening merasa mudah lelah.
  • Demam yang tidak kunjung mereda. Selain terjadi pelemahan pada tubuh, orang yang mengidap penyakit kanker kelenjar getah bening akan mengalami demam. Demam yang dirasakan seakan-akan tidak kunjung sembuh.
  • Sering berkeringat di malam hari. Gejala ini merupakan gejala umum yang dialami oleh orang yang mengidap penyakit kanker pada organ tubuh manapun.
  • Tubuh menggigil. Penderita penyakit kanker kelenjar getah bening tubuhnya akan menggigil atau merasa kedinginan.
  • Berkurangnya nafsu makan. Nafsu makan penderita berkurang. Menurunnya nafsu makan akan membatasi masuknya asupan nutrisi yang seharusnya ada dalam tubuh.
  • Berat badan turun. Menurunnya berat badan merupakan suatu gejala yang umum dirasakan oleh setiap orang yang mengidap penyakit kanker apapun. Secara medis, kondisi ini terjadi karena sel-sel kanker mulai menggerogoti nutrisi yang ada dalam tubuh.
  • Sakit tenggorokan. Salah satu gejala yang pasti timbul atau dirasakan penderita adalah sakitnya tenggorokan. Dampak sakit tenggorokan ini adalah kesulitan menelan dan bernapas.
  • Gangguan sistem pernafasan. Sistem pernafasan mengalami penyempitan pada bagian paru-paru sehingga menyebabkan batuk dan dada menjadi terasa sesak.

Sejumlah gejala di atas sulit untuk diidentifikasi. Oleh sebab itu, diperlukan pemeriksaan medis oleh dokter. Pemeriksaan diawali dengan menanyakan gejala yang dirasakan penderita. Selain itu, dokter juga perlu mengetahui riwayat kesehatan pasien. Kemudian, dokter akan mengecek sifat benjolan, misalnya keras atau lembek.

Untuk bisa memastikan penyebab pembengkakan kelenjar getah bening, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan lanjutan, seperti:

  • Pemeriksaan darah lengkap. Metode ini dapat membantu dokter dalam mengevaluasi kesehatan pasien secara menyeluruh.
  • CT Scan dan X-ray.Melalui kedua metode pemindaian ini, lokasi infeksi atau tumor yang menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening bisa terdeteksi.
  • Biopsi. Metode ini biasanya dilakukan jika dokter mencurigai kanker sebagai penyebab pembengkakan kelenjar getah bening. Dokter akan mengambil sampel kelenjar dan menelitinya di laboratorium. (SBA)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY