Gejala dan Faktor Risiko Perut Kembung

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Perut kembung adalah kondisi dimana perut terasa penuh serta kencang, yang disebabkan oleh ada gas berlebihan di dalam perut. Selain itu, kondisi perut dapat juga tampak sedikit membesar (buncit). Hal semacam ini pasti akan membuat penderita jadi kurang nyaman.

Umumnya gejala perut kembung ini juga dibarengi dengan adanya tanda-tanda mengeluarkan gas yang lebih sering dari biasanya.pada umumnya orang yang sehat dapat membuang gas ntara 6 hingga 20 kali dalam sehari. Namun, pada penderita perut kembung intensitas buang gasnya dapat lebih sering. Tanda lainnya yaitu sering bersendawa.

Kondisi tersebut tentu bisa mengganggu aktivitas dan rutinitas penderitanya. Jika dibandingkan dengan orang dengan kondisi perut yang normal, penderita perut kembung akan lebih sering mengalami sakit dan mengonsumsi lebih banyak obat-obatan.

Berikut ini Beberapa gejala yang biasanya dirasakan oleh penderita perut kembung adalah:

  • Sensasi penuh, sesak, atau pembengkakan pada bagian perut.
  • Rasa sakit yang muncul bisa menyebabkan kram perut.
  • Perut terasa bergejolak.
  • Rasa nyeri dan penuh gas pada perut.
  • Buang angin secara berlebihan.
  • Menelan udara, baik saat makan maupun ketika minum air.
  • Frekuensi bersendawa menjadi lebih sering.

Perut kembung bisa disebabkan banyak hal, yaitu:

  • Sembelit saat akan buang air besar.
  • Kebiasaan Merokok.
  • Berat badan meningkat.
  • Pertumbuhan bakteri terlalu cepat di usus kecil.
  • Makan terlalu cepat.
  • Naik turunnya hormon, khususnya pada wanita yang sedang mengalami pre menstrual sindrome (Menstruasi).
  • Kondisi medis tertentu seperti adanya giardiasis (parasit usus).

Umunya Dokter akan melakukan beberapa test atau cara untuk mendiagnosis penyebab perut kembung pada penderita, yaitu mengevaluasi hasil catatan medis penderita, menilai pola makan sehari-hari penderita, serta melakukan pemeriksaan fisik penderita. ketika melakukan pemeriksaan fisik, dokter menggunakan teknik mengetuk perut penderita dengan jari sambil mendengarkan suaranya. Apabila saat diketuk perut berbunyi lebih nyaring, biasanya merupakan tanda adanya gas pada rongga perut yang menyebabkan perut kembung. Dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan pada penderita bila dinilai perlu dilakukan perawatan lebih lanjut untuk menyingkirkan kondisi medis lainnya.

Ada beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan seseorang lebih rentan mengalami perut kembung, yaitu:

  • Terlalu banyak mengonsumsi buah-buahan, biji-bijian, sayur mayur, dan kacang-kacangan.
  • Terlalu banyak Mengonsumsi minuman bersoda.
  • Tidak dapat mencerna (Intolerance) terhadap laktosa atau gluten.
  • Mempunyai riwayat penyakit gangguan usus kronis, contohnya Irritable Bowel Syndrome (gangguan fungsi usus besar yang ditandai dengan sering merasakan sakit perut, perubahan kebiasaan buang air besar, dan perut kembung), atau mempunyai penyakit peradangan usus besar (Kolitis ulserativa atau Crohn’s). (AGT)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY