Gejala Fibromyalgia Pada Wanita

Tahukah Anda tentang fibromyalgia? Mungkin tidak banyak orang yang familiar dengan penyakit ini. Fibromyalgia adalah kondisi kronis yang menyebabkan nyeri dan kekakuan pada otot, tendon dan sendi. Semua orang pasti pernah sesekali mengalami nyeri dan hilang seketika. Namun pada orang-orang dengan fibromyalgia, gangguan nyeri kronis yang dirasakannya seringkali tumpang tindih dengan gejala penyakit lainnya.

Penyebab pasti dari fibromyalgia masih belum jelas dalam ilmu kedokteran. Namun, penelitian telah mengidentifikasi beberapa faktor yang mungkin terlibat dalam menyebabkan fibromyalgia. Dibandingkan pria, wanita jauh lebih mungkin terkena penyakit ini. Para peneliti masih belum tahu pasti mengapa wanita mendapatkan fibromyalgia dalam jumlah yang jauh lebih besar daripada laki-laki. Alasan untuk ketidaksetaraan gender ini diduga karena kadar hormon, perbedaan sistem kekebalan tubuh, atau gen.
Tanda dan gejala fibromyalgia bervariasi, tergantung pada cuaca, stres, aktivitas fisik, atau waktu. Beberapa diantaranya adalah:

Rasa nyeri
Fibromyalgia menyebabkan jenis nyeri yang sangat spesifik. Wanita yang menderita penyakit ini seringkali menggambarkannya sebagai rasa nyeri yang berawal pada otot. Untuk dapat didiagnosis dengan fibromyalgia, nyeri harus di kedua sisi tubuh serta memengaruhi bagian atas dan bawah tubuh. Rasa sakit bisa datang dan pergi serta mungkin menjadi lebih buruk di kemudian hari.

Titik nyeri
Selain rasa sakit yang meluas, fibromyalgia menyebabkan adanya titik nyeri di seluruh tubuh. Ada 18 titik nyeri yang mungkin timbul. Titik nyeri tersebut umumnya ada pada kedua sisi leher, belikat, atas setiap bahu, kedua sisi dada bagian atas, pantat, bagian luar setiap siku, kedua sisi pinggul dan lutut bagian dalam.

Kelelahan
Rasa sakit dari fibromyalgia dapat membuat penderitanya sulit tidur. Kurangnya tidur malam mengakibatkan kelelahan sehingga mengakibatkan kesulitan berkonsentrasi di siang hari.

Fibro fog
Wanita dengan fibromyalgia mungkin mulai menyadari bahwa mereka memiliki kesulitan mengingat dan berkonsentrasi. Mereka mungkin mencampur kata-kata ketika mereka berbicara, atau menjadi mudah bingung. Gejala tersebut dikenal dengan istilah “fibro fog” di mana pasien mengalami kesulitan untuk untuk fokus, memperhatikan dan berkonsentrasi pada tugas-tugas mental.

Sakit kepala
Sebuah studi dalam jurnal Clinical Rheumatology melaporkan bahwa sekitar setengah dari orang dengan fibromyalgia mengembangkan sakit kepala. Banyak pasien firomyalgia mengalami migrain yang dapat menyebabkan mual, muntah, serta lebih sensitif terhadap cahaya. Para ahli menduga fibromyalgia dan sakit kepala berkaitan dengan ketidakseimbangan zat kimia seperti serotonin dan epinefrin dalam otak.

Nyeri menstruasi yang hebat
Secara umum, kram menstruasi memang menimbulkan rasa sakit. Tapi wanita dengan fibromyalgia cenderung mengalami nyeri menstruasi yang lebih menyakitkan dari biasanya. Beberapa wanita dengan fibromyalgia juga mengidap endometriosis. Dalam kondisi ini, jaringan dari rahim tumbuh di bagian lain dari panggul. Wanita dengan fibromyalgia mungkin juga mengalami rasa sakit saat berhubungan seks.

Restless legs (RLS) atau sindrom kaki gelisah
Sindrom kaki gelisah adalah kondisi di mana kaki terasa sangat tidak nyaman sehingga menyebabkan dorongan tak tertahankan untuk menggerakkan kaki, dan sering mengalami rasa terbakar dan sensasi itu merayap yang digambarkan sebagai gatal tapi tidak bisa menggaruk. RLS adalah jauh lebih umum pada orang dengan fibromyalgia. Sekitar 33 persen orang dengan fibromyalgia memiliki RLS, dibandingkan dengan hanya 3 persen dari mereka yang tidak memiliki fibromyalgia.

Sensitivitas
Sensitivitas terhadap temperatur atau suhu sangat umum pada penderita fibromyalgia. Beberapa wanita dengan fibromyalgia juga lebih sensitif dari biasanya untuk hal-hal lain, seperti suara keras atau lampu terang.

*pic www.aboutfibromyalgia.info

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY