Gejala HIV pada Kulit yang Bisa Dicermati

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Human Immuno Deficiency Virus atau atau singkatan dari HIV adalah penyakit yang dapat menular dan mempengaruhi sistem kekebalan tubuh. Ketika virus ini menginfeksi tubuh, ia dapat menjadi penyakit yang mematikan.

HIV dapat memengaruhi orang dari ras, jenis kelamin, atau orientasi seksual apa pun. Virus berpindah dari orang ke orang melalui kontak dengan darah, air mani, atau cairan vagina yang mengandung virus. Berhubungan seks dengan orang yang menderitya HIV-positif dan tidak menggunakan kondom sangat meningkatkan risiko tertular HIV.

Demam dan kondisi kesehatan yang menurun mungkin sudah menjadi gejala umum untuk para penderita HIV. Sistem kekebalan tubuh yang melemah dan tak mampu lagi melawan virus lain yang masuk dan menyebabkan penyakit.

Akan tetapi, tidak hanya gejala tersebut yang menunjukkan adanya infeksi HIV. Masih banyak gejala lainnya yang patut diwaspadai juga, seperti pada kulit.

Gejala awal HIV pada pria di tandai oleh beberapa macam bentuk yang umum. Gejala-gejala pada stadium 1 ini biasanya terjadi 1 hingga 4 minggu setelah terinfeksi HIV atau setelah perilaku berisiko. Berikut ini merupakan gejala HIV pada pria yang bisa Anda amati pada kulit pria:

  • Ruam

Penyakit kelamin dan penyakit menular seks sering ditunjukkan dengan gejala ruam. Begitu pula dengan gejala HIV. Anda bisa mengamati kulit pasangan Anda. misalnya, jika muncul ruam pada area ‘kulit lembap’ mereka, patut diperiksakan. Misalnya seperti di kulit kelamin dan anus mereka. Tidak hanya di situ. Bahkan, ruam HIV juga bisa muncul di bagian kulit yang terlihat seperti di leher dan wajah.

  • Kulit gatal

Tidak sedang menderita penyakit kulit, namun kulit terasa gatal HIV. Hal tersebut mungkin salah satu tanda HIV pada kulit. Contoh gejala HIV pada kulit seperti sensasi gatal pada kulit. HIV juga menimbulkan rasa gatal luar biasa di kulit bahkan pada kulit kelamin.

  • Sariawan yang menyakitkan

Seorang pria juga bisa menderita sariawan yang amat menyakitkan pada mulut atau bagian rongga mulut. Sariawan tersebut tak kunjung hilang dan membuatnya tidak nyaman saat makan.

HIV berkembang dengan menyerang dan menghancurkan sel CD4 yang cukup sehingga tubuh tidak dapat lagi melawan infeksi dan penyakit. Ketika ini terjadi, itu bisa mengarah ke tahap 3 HIV. Waktu yang dibutuhkan untuk HIV untuk maju ke tahap ini sekitar dari beberapa bulan hingga 10 tahun atau bahkan lebih lama.

Namun, tidak semua orang yang menderita HIV akan berkembang ke tahap 3. Pemeriksaan lebih lanjut turut menentukan perkembangannya. Tentu, pengobatan paling efektif adalah ketika dimulai sejak dini. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here