Gejala Kanker Otak yang Tidak Anda Sadari

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kewaspadaan yang lebih tinggi akan menghasilkan kepedulian yang lebih besar. Kewaspadaan kesehatan diri sendiri akan menghasilkan kepedulian akan pemeliharaan kesehatan diri dari suatu penyakit. Terdapat berbagai macam penyakit yang pada awal pertumbuhannya tidak begitu dirasakan tanda dan gejalanya seperti kanker otak.

Terkadang sulit membedakan antara tumor otak dan kanker otak, dua kondisi ini berbeda tetapi saling berkaitan. Kita bahas sedikit mengenai perbedaaanya terlebih dahulu, tumor otak adalah suatu massa jaringan yang terbentuk akibat dari pertumbuhan sel-sel otak yang abnormal (tidak terkontrol) dan biasanya membentuk massa atau benjolan abnormal. Sedangkan kanker otak adalah pertumbuhan sel-sel di otak yang abnormal atau tidak terkontrol yang bersifat ganas.

Kanker disebut juga dengan tumor ganas, sel-selnya akan berkembang dengan bentuk yang berbeda dengan sel asal dan bersifat merusak jaringan di sekitarnya, pertumbuhan sel kanker sangat cepat dibandingkan dengan tumor, sel kanker ini dapat lepas mengikuti aliran darah dan kemudian tumbuh dan berkembang di organ lain.

Hampir semua kanker disebakan oleh materi genetik abnormal dan perkembangan sel yang abnormal pula. Keabnormalan terjadi karena zat karsinogenik. Zat karsinogenik yaitu zat penyebab kanker dengan mengubah Asam Deoksiribonukleat/DNA dalam sel tubuh dan hal ini mengganggu proses biologis. Karsinogenik mempunyai arti mengendap dan merusak terutama pada organ paru-paru, seperti kebasaan merokok, radiasi, zat-zat kimia dan agen infeksi. Efek dari zat karsinogenik tersebut dapat berakibat pada perkembangan sel dari sel normal menjadi sel kanker karena terjadi kesalahan dalam replikasi DNA.

Kanker otak dapat menyerang siapa saja termasuk anak-anak, remaja atau dewasa, hal ini berbeda dengan kanker lain yang dipengaruhi oleh usia dan gaya hidup. Dr. Ananya mandal, MD mengatakan bahwa beberapa orang yang mengalami kanker otak cenderung memperlihatkan tanda dan gejala yang berbeda-beda. Hal ini disebabkan karena tingkat gejala tumor otak dibedakan dari jenis, kelas, lokasi dan tingkat pertumbuhan tumor.

Gejala umum kanker pada tahap awal berupa kelelahan secara terus menerus, demam akibat sel kanker mempengaruhi sistem pertahanan tubuh sebagai respon dari kerja sistem imun tubuh tidak sesuai. Gejala kanker pada tahap lanjut berbeda-beda, perbedaan gejala kanker tergantung lokasi dan keganasan sel kanker. Gejala bahwa tubuh mengalami kanker yaitu penurunan berat badan tidak sengaja dan telihat signifikan, pertumbuhan rambut tidak normal, nyeri akibat kanker sudah menyebar. Sedangkan gejala yang signifikan pada kanker otak adalah

  • Sakit kepala terus menerus setiap pagi. Frekuensi sakit kepala yang dirasakan semakin sering dan pola sakit kepala dapat mengalami perubahan. Sakit kepala ini tidak berkurang dengan obat biasa.
  • Muntah dan mual tanpa sebab, cairan muntah tidak normal dan dapat terjadi bersamaan dengan sakit kepala.
  • Gangguan fungsi pendengaran.
  • Penurunan nafsu makan, tidak adanya keinginan untuk makan.
  • Nyeri atau rasa sakit di beberapa titik tertentu pada kepala atau tulang belakang.
  • Gangguan pemeliharaan keseimbangan dan postur tubuh.
  • Mati rasa dan kesemutan lengan dan kaki.
  • Gangguan penglihatan, seperti pandangan kabur, penglihatan ganda, tidak mampu untuk membaca.
  • Sulit untuk berbicara
  • Kejang atau konvulsi, disertai dengan hilangnya kesadaran, kebugaran tubuh dan tidak dapat mengendalikan fungsi tubuh. efek yang timbul setelah kejang yaitu kebingungan, sakit kepala, nyeri, dan mati rasa.
  • Gangguan kesadaran seperti sering terkejut.
  • Kelumpuhan ekstremitas gerak, kelemahan otot, kesulitan untuk bergerak disalah satu sisi tubuh seperti berjalan tidak normal atau tidak seimbang. Hal ini diakibatkan karena sel kanker membatasi fungsi otak dan merusak saraf otak.
  • Perubahan kepribadian, mood, dan perilaku.
  • Perubahan mental seperti masalah pada pemahaman, gangguan konsentrasi, kehilangan memori, daya ingat berkurang dan peningkatan intensitas tidur.

Beberapa terapi yang digunakan pada pasien kanker yaitu pembedahan, radioterapi, kemoterapi, terapi hormonal dan biological theraphy. (MLD)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here