Gejala Pembuluh Darah Aorta Pecah pada Wanita

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Menurut pengakuan ahli jantung RSJPD Harapan Kita, dr. Iwan Dakota, SpJP(K), penyakit ini paling banyak menjangkiti kaum pria. Seperti yang dikutip dari kompas.com Dr. Iwan mengatakan bahwa  “Dalam satu bulan saya menerima 10 pasien diseksi aorta, kebanyakan pria,” ungkapnya. Kebanyakan pasiennya yang mengidap penyakit ini adalah pria yang berusia 40-70 tahun.  namun meskipun gender pria adalah yang paling sering terserang penyakit ini bagi wanita karena yang melatarbelakangi datangnya penyakit ini bukan hanya gender dan umur saja ada beberapa faktor lain yang melatarbelakanginya.

Faktor usia dan gender adalah salah satu dari siapa yang beresiko terkena penyakit ini, namun selain itu ada juga orang-orang yang berpotensi terserang penyakit ini seperti penderita diabetes, hipertensi, kolesterol tinggi, dan perokok juga rentan terhadap penyakit diseksi aorta ini. Selain itu, penyakit ini juga bisa muncul karena faktor genetik. Perokok dinilai sebagai pemegang risiko tertinggi karena rokok perlahan mengakibatkan luka pada pembuluh darah, yang memisahkan bagian dalam dan dinding Aorta.

Pecahnya pembuluh darah Aorta atau yang dikenal juga dengan nama diseksi aorta adalah penyakit yang diakibatkan kondisi pembuluh darah yang mudah pecah. Ini adalah suatu keadaan yang sering berakibat fatal, dimana lapisan dalam dari dinding aorta mengalami robekan sedangkan lapisan luarnya utuh; darah mengalir melalui robekan dan membelah lapisan tengah serta membentuk saluran baru di dalam dinding aorta. Pada tahap awal diseksi aorta, lapisan dalam aorta mengembangkan robekan yang memungkinkan darah untuk keluar dan berkumpul di dinding luar aorta. Jika tidak ditangani dengan cepat, dinding luar dapat pecah, mengakibatkan kehilangan darah yang cepat. Kurangnya intervensi medis segera juga dapat menyebabkan robekan menyebar dan menutupi arteri koroner, yang menyebabkan infark miokard

Gejala diseksi aorta mungkin mirip dengan masalah jantung lainnya, seperti serangan jantung. Tanda-tanda dan gejala khas meliputi:

  • Dada yang sesak tiba-tiba atau nyeri yang luar biasa pada bagian punggung atas, sering digambarkan sebagai robekan, cabikan atau sansasi geseran, yang menjalar ke leher atau bagian belakang rasa sakit ini terasa mendadak dan berat. Nyeri juga sering mengikuti jalannya pembelahan di sepanjang aorta.
  • Hilangnya kesadaran
  • Sesak napas penglihatan, kelemahan atau kelumpuhan satu sisi tubuh, mirip dengan stroke
  • Napas pendek
  • Berkeringat
  • Kebingungan
  • Pingsan
  • Melayang
  • Gelisah
  • Hipertensi
  • Detak jantung cepat
  • perbedaan tekanan darah pada kedua lengan
  • suara pada detak jantung

Melihat sangat berbahayanya penyakit diseksi aorta ini maka jika Anda memiliki salah satu tanda atau gejala di atas atau sakit dada yang berat, pingsan atau napas pendek secara tiba-tiba, segera konsultasikan dengan dokter Anda atau layanan medis terdekat.

Sebenarny penyakit ini bisa dicegah dengan melakukan pola makan seimbang dan rajin olahraga menjadi kunci utama, selain itu rutin melakukan medical check-up, terutama ct-scan yang dapat mencegah lebih parahnya penyakit ini.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY