Gejala Penyakit Alzheimer

SehatFresh.com – Penyakit Alzheimer adalah penyakit jenis demensia yang paling umum dialami oleh masyarakat. Penyakit ini awalnya ditandai oleh melemahnya daya ingat, hingga gangguan otak dalam melakukan perencanaan, penalaran, persepsi, dan berbahasa. Gejala berkembang secara perlahan. Misalnya, yang diawali dengan sebatas lupa soal isi percakapan yang baru saja dibincangkan atau lupa dengan nama obyek dan tempat, bisa berkembang menjadi disorientasi dan perubahan perilaku.

Bagi setiap penderita, berkembangnya gejala penyakit ini berbeda-beda, tapi umumnya gejala berkembang secara perlahan-lahan selama beberapa tahun, yaitu ketika sel-sel otak akan berangsur-angsur mati sehingga kinerja pengiriman sinyal di dalam otak makin terganggu.

Perubahan perilaku dalam hal ini seperti menjadi agresif, penuntut, dan mudah curiga terhadap orang lain. Bahkan jika penyakit Alzheimer sudah mencapai tingkat parah, penderita dapat mengalami halusinasi, masalah dalam berbicara dan berbahasa, serta tidak mampu melakukan aktivitas tanpa dibantu orang lain

Pada awalnya sebagian besar gejala penyakit Alzheimer sulit untuk dikenali. Kita mungkin mengira penurunan daya ingat adalah hal biasa yang disebabkan oleh bertambahnya usia. Namun ketika gejala penyakit Alzheimer memasuki tahapan lebih lanjut, kondisi ini bisa berdampak signifikan bagi penderitanya.

Biasanya penderita yang sudah memasuki tahap menengah perlu diberi perhatian ekstra dan mulai dibantu dalam aktivitas kesehariannya, Misalnya mandi, menggunakan toilet, berpakaian, dan makan. Berikut ini adalah contoh-contoh gejala penyakit Alzheimer pada tahap menengah.

  • Sulit mengingat nama anggota keluarga sendiri atau teman.
  • Disorientasi dan rasa bingung yang meningkat, misalnya penderita tidak tahu di mana dirinya berada.
  • Mengalami masalah dalam berkomunikasi.
  • Perubahan suasana hati yang makin sering terjadi.
  • Gelisah, frustrasi, cemas, dan depresi.
  • Kadang-kadang mengalami gangguan penglihatan.
  • Mengalami gangguan pada pola tidur.
  • Perilaku impulsif, repetitif, atau obsesif.
  • Mulai mengalami halusinasi atau delusi.

Di tahap yang paling akhir, biasanya sudah mengalami kesulitan untuk melakukan aktivitas sehari-hari sendirian. Oleh karena itu, mereka membutuhkan pengawasan dan bantuan secara menyeluruh. Contoh-contoh gejala penyakit Alzheimer pada tahap akhir adalah:

  • Penurunan daya ingat yang sudah makin parah.
  • Tidak mampu berkomunikasi dengan orang lain.
  • Tidak mampu tersenyum.
  • Halusinasi dan delusi yang memburuk, membuat penderitanya menjadi selalu curiga terhadap orang-orang di sekitarnya, bahkan berlaku kasar juga.
  • Tidak mampu bergerak tanpa dibantu orang lain.
    • Buang air kecil atau besar tanpa disadari.
    • Berat badan turun secara signifikan.
    • Tidak lagi memedulikan kebersihan dirinya sendiri.
    • Mengalami kesulitan menelan saat makan.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY