Gejala Penyakit Klamidia yang Tidak Boleh Diabaikan Wanita

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Klamidia merupakan penyakit infeksi seksual menular atau ISM yang banyak ditakuti para wanita. Terlebih bagi para wanita yang sudah aktif berhubungan seksual di bawah usia 25 tahun tapi sudah sangat aktif melakukan hubungan seksual. Penyakit ini bisa dialami oleh penderita karena melakukan hubungan seksual secara anal dan oral. Banyak wanita yang mengabaikan gejalanya, sehingga didapati sudah sangat parah ketika dibawa ke dokter.

Bagaimana Gejala Penyakit Klamidia?

Wanita banyak mengalami gejala klamidia tapi tidak begitu dihiraukan karena seperti tidak merasakan apa-apa. Terlebih jika masih awal terjangkit penyakit tersebut. Beberapa gejala yang pasti dialami oleh seseorang yang mengalami klamidia ialah sebagai berikut:

  • Keputihan Abnormal

Keputihan biasa dialami oleh seorang wanita sejak memasuki masa baligh atau setelah menstruasi. Keputihan merupakan cairan kental yang keluar dari lubang vagina wanita. Jika warnanya bening dan baunya tidak menyengat, berarti itu merupakan cairan vagina normal yang banyak dialami wanita lain pada umumnya.

Tapi jika cairan vagina atau keputihan sudah mulai berwarna kuning kehijauan dengan volume yang sangat banyak. Ditambah lagi dengan bau yang tidak sedap, maka bisa dibilang seseorang tersebut mengalami penyakit klamidia.

  • Buang Air Kecil Tidak Nyaman

Jika seorang wanita terlalu sering buang air kecil disertai dengan sensasi perih dan perasaan terbakar di sekitar vagina, bisa dibilang ini merupakan gejala penyakit klamidia. Gejalanya hampir sama dengan penyakit infeksi saluran kencing dimana ada sensasi tidak nyaman, terbakar, dan sakit. Wanita yang terlalu sering ke toilet (beser) untuk buang air kecil perlu berkonsultasi pada dokter.

  • Perasaan Perih Pada Bagian Rektal

Klamidia biasa terjadi di area dubur. Perasaan perih bisa jadi merupakan adanya penyakit klamidia. Selain perih, wanita pun mengeluh nyeri karena terjadi perdarahan di daerah vagina.

  • Merasa Nyeri pada Perut bawah

Wanita biasa mengalami nyeri pada bagian perut bawah jika menjelang menstruasi. Tapi wanita yang mengalami nyeri pada perut bawah bisa jadi sedang terjangkit infeksi seksual. Infeksi seksual jika tidak diobati bisa menyebabkan radang panggul.

  • Merasa Sakit saat Berhubungan Seks

Berhubungan seksual secara umum menimbulkan perasaan bahagia karena bisa saling menikmati. Tapi ada yang aneh jika seorang wanita menderita klamidia. Wanita tidak lagi bisa nyaman saat berhubungan seksual dengan pasangan karena merasa sakit di bagian vagina.

Bahkan terjadi pendarahan ketika sudah melakukan hubungan seksual. Klamidia jika sudah parah bisa menyebabkan radang serviks dan membuat vagina sangat sensitif ketika berhubungan seksual.

Demikian informasi mengenai gejala penyakit klamidia yang tidak boleh diabaikan wanita. (MLS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here