Gejala Penyakit Lupus pada Wanita

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Penyakit lupus adalah penyakit autoimun dimana sistem imun sudah buta sehingga tidak bisa membedakan lagi mana teman mana lawan. Sistem imun yang berguna untuk mejaga kekebalan tubuh malah berbalik menyerang organ atau sel-sel di tubuh yang masih sehat. Penyakit ini dapat diderita oleh siapa saja. Wanita pada usia 15-50 lah yang paling banyak mengidap penyakit ini, meskipun begitu penyakit ini pun dapat menyerang pria dan anak-anak.

Penyakit tidak menular ini dibagi menjadi tiga jenis yaitu: Lupus Eritematosus Sistemik (SLE), Lupys, dan Lupus induced. Setiap jenis Lupus mempunyai gejala masing-masing yang dapat diderita, seperti Lupus Eritematosus Sistemik (SLE) biasanya ini menyerang kulit, sendi, tendon, dan organ tubuh lain seperti otak, jantung, paru-paru, dan ginjal. Gejala utama yang muncul pada SLE anatar lain:

  • Mengalami rasa lelah yang ekstri Gejala ini yang dianggap paling mengganggu aktivitas penderita karena menjadi mudah lelah sehingga aktivitas terbatas.
  • Ruam pada kulit. Ruam biasanya menyerupai kupu-kupu yang akrab disebut butterfly rash. Letak ruam biasanya berada di bagian hidung dan kedua pipi. Bagian tubuh yang mengalami ruam bisa juga pada tangan dan pergelangan tangan. Ruam yang terjadi bisa meninggalkan bekas secara permanen tau semakin parah jika paparan sinar matahari akibat reaksi foto sensitivitas.
  • Nyeri pada persendian. Ini adalah gejala yang sering muncul pada penderita SLE. Nyeri sering muncul pada persendian tangan dan kaki, nyeri pun bisa dengan cepat berpindah dari satu sendi ke sendi lain.

Selain itu beberapa gejala yang mungkin terjadi antara lain adalah:

  • Sariawan yang terus muncul
  • Demam tinggi (38oC atau lebih)
  • Tekanan darah tinggi
  • Pembengkakan kelenjar getah bening
  • Sakit kepala
  • Rambut rontok
  • Mata kering
  • Sakit dada
  • Jari dan kuku yang memutih atau membiru ketika dingin atau stress
  • Hilang ingatan
  • Nafas pendek, akibat inflamasi paru-paru, dampak ke jantung, atau anemia.
  • Tubuh menyimpan cairan sehingga terjadi gejala pembengkakan pada pergelangan kaki.

Jenis kedua adalah Lupys. Jenis ini menyerang kulit yang mengakibatkan ruam. Ruam biasa terjadi di daerah wajah, leher, kulit kepala, dan telinga. Lupys sendiri dibagi menjadi dua cabang dibawahnya antara lain: Diskoid Lupus Erythematosus (DLE) yang menyerang jaringan parut, dan Subakut Kulit Lupus Erythematosus (SCLE).  Subakut Kulit Lupus Erythematosus (SCLE) sulit untuk diketahui karena tidak menimbulkan bekas. Gejala yang umum terjadi pada Lupus jenis ini adalah:

  • Rambut rontok
  • Pitak permanen
  • Ruam merah dan bulat seperti sisik pada kulit, kadang akan menjadi besar dan bisa meninggalkan bekas luka.

Jenis ketiga adalah Lupus Induced. Je,nis ini disebabkan oleh reaksi terhadap beberapa penggunaan jenis obat-obatan. Gejala yang dikeluarkan berbeda-beda karena ada lebih dari 100 jenis obat yang dapat menyebabkan efek samping mirip dengan gejala Lupus.

Gejala Lupus bisa berbeda-beda disetiap individu, seperti Lupus yang menyerang bagian mulut maka akan menimbulkan sariawan, sebagian orang menganggap sariawan sebagai penyakit akibat kekurangan vitamin C. Contoh lain yaitu Lupus yang menyerang darah maka gejala mirip dengan anemia. Lupus sangat sulit untuk dideteksi karena gejalanya yang menyerupai penyakit lain dan tak heran penyakit ini diberi nama penyakit 1000 wajah karena gejalanya yang menyerupai penyakit lain tersebut. Mulai sekarang lebih peka terhadap diri Anda sendiri, jika menemukan sesuatu yang tidak beres dengan tubuh Anda segera lah periksa ke dokter.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY