Gejala, Penyebab, dan Pengobatan Pneumonia

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Pneumonia atau paru-paru basah adalah peradangan jaringan di salah satu atau kedua paru-paru yang biasanya disebabkan oleh infeksi. Pada saat menderita pneumonia, sekumpulan kantong-kantong udara yang kecil di ujung saluran pernapasan dalam paru-paru akan bengkak dan penuh cairan.

Kondisi pneumonia atau paru-paru basah yang parah akan membutuhkan penanganan di rumah sakit, sedangkan jika ringan biasanya dapat diobati di rumah dengan antibiotik dari dokter, banyak istirahat, dan banyak minum.

Gejala Pneumonia

Gejala pneumonia bisa muncul secara tiba-tiba (setelah satu atau dua hari) atau secara perlahan-lahan dalam waktu beberapa hari. Pneumonia memiliki bermacam-macam gejala yang mungkin mirip dengan infeksi saluran pernapasan, seperti bronkitis akut.

Gejala umum yang biasanya muncul yaitu :

  1. Demam, berkeringat, dan menggigil.
  2. Batuk kering atau batuk dengan dahak kental berwarna kuning atau hijau dan disertai darah.
  3. Kesulitan bernapas berupa napas terengah-engah dan pendek serta mengalami sesak napas walau sedang beristirahat.
  4. Rasa sakit di dada saat menarik napas dalam atau batuk.
  5. Detak jantung cepat.
  6. Nyeri pada sendi-sendi.
  7. Kehilangan nafsu makan.
  8. Mual dan muntah.
  9. Sakit kepala.

Jika Anda mengalami gejala pneumonia, periksakanlah diri Anda ke dokter. Tetapi segera cari bantuan medis jika yang Anda alami adalah gejala yang parah, terutama napas terengah-engah, demam yang tidak kunjung turun, sakit dada, atau kebingungan.

Penyebab Pneumonia

Penyebab pneumonia pada umumnya adalah infeksi akibat bakteri, tapi bisa juga diakibatkan oleh banyak virus. Bakteri yang menyebabkan penyakit tersebut yaitu streptococcus pneumoniae. Pneumonia juga bisa diakibatkan oleh virus dan bakteri lain.

Lokasi penularan bisa memengaruhi jenis kumannya. Misalnya, kuman penyebab pneumonia yang didapat dari lingkungan umum berbeda dengan pneumonia yang didapat dari rumah sakit.

Pneumonia juga bisa berkembang lewat infeksi dari bagian tubuh lain, di mana kuman masuk ke paru-paru melalui aliran darah. Tetapi umumnya penyebab infeksi pneumonia masuk melalui udara saat kita bernapas.

Pengobatan dan Komplikasi Pneumonia

Pneumonia ringan umumnya bisa ditangani dengan antibiotik yang diresepkan dokter, istirahat, dan banyak minum tanpa perlu dirawat di rumah sakit. Orang dengan kondisi fisik yang biasanya sehat akan pulih secara normal.

Jika pengidap pneumonia memiliki penyakit lain, kondisinya bisa bertambah parah dan membutuhkan perawatan di rumah sakit. Kesehatan dan usia penderita akan memengaruhi risiko komplikasi akibat pneumonia. Beberapa komplikasi yang dapat berakibat fatal, antara lain infeksi atau bakteri dalam darah (septikemia) dan abses (pengumpulan nanah) pada paru-paru.

Pencegahan Pneumonia

Penyakit ini dapat dicegah dengan menjaga kebersihan dan pola hidup sehat. Tidak merokok juga akan menjauhkan Anda dari pneumonia karena rokok dapat merusak paru-paru dan mempertinggi risiko infeksi. Vaksin PCV (Pneumococcal Conjugate Vaccine) dan vaksin influenza sangat dianjurkan bagi orang yang berisiko tinggi terkena pneumonia.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY