Gejala Rhinitis pada Remaja

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Rhinitis adalah peradangan dan iritasi yang terjadi di membran mukosa di dalam hidung. Secara garis besar rhinitis dibagi menjadi dua, yaitu rhinitis alergi dan rhinitis nonalergi. Walaupun rinitis alergi bisa mengenai semua umur namun paling sering terjadi pada usia remaja atau dewasa muda.

Rhinitis alergi atau yang disebut juga hay fever disebabkan oleh alergi terhadap unsur seperti debu, kelupasan kulit hewan tertentu, dan serbuk sari. Sedangkan rhinitis nonalergi tidak disebabkan oleh alergi tapi kondisi seperti infeksi virus dan bakteri.

Rhinitis dibagi menjadi dua golongan berdasarkan penyebabnya, yang pertama adalah Rhinitis alergi à disebabkan oleh adanya alergen yang terhirup oleh hidung. Kemudian yang kedua adalah Rhinitis non alergi à disebabkan oleh faktor-faktor pemicu tertentu seperti Rhinitis vasomotor, Rhinitis medicamentosa, Rhinitis struktural.

Menurut WHO Iniative ARIA (Allergic Rhinitis and its Impact on Asthma) tahun 2000, yaitu berdasarkan sifat berlangsungnya dibagi menjadi: Intermiten (kadang-kadang) ini adalah sifat yang muncul bila gejala kurang dari 4 hari/minggu atau kurang dari 4 minggu. Selanjutnya adalah Persisten/menetap ini adalah bila gejala lebih dari 4 hari/minggu dan atau lebih dari 4 minggu.

Sedangkan untuk tingkat berat ringannya penyakit, rinitis alergi dibagi menjadi ringan dan sedang atau berat. Ringan adalah kondisi bila tidak ditemukan gangguan tidur, gangguan aktifitas harian, bersantai, berolahraga, belajar, bekerja dan hal-hal lain yang mengganggu. Kemudian untuk sedang atau berat bila terdapat satu atau lebih dari gangguan tersebut diatas.

Seperti penyakit pada umumnya Rhinitis juga memiliki gejala-gejala yang akan timbul jika seseorang erkena penyakit ini, gejala Rhinitis hampir mirip seperti pilek dan biasanya akan muncul sesaat setelah terpapar alergen. Gejala rhinitis yang biasanya muncul tersebut adalah:

  • Bersin-bersin
  • Hidung tersumbat atau berair
  • Hidung gatal
  • Mata berair mata gatal
  • Nyeri di daerah wajah terutama sekitar hidung
  • Berkurangnya sensitifitas indera penciuman
  • Rasa tidak nyaman atau iritasi ringan di dalam dan area sekitar hidung.

Jika gejala yang dialami disebabkan oleh Rhinitis nonalergi misalnya akibat infeksi virus, biasanya Anda akan mengalami gejala tambahan, seperti:

  • Nyeri
  • Sakit otot
  • Batuk

Pada rhinitis nonalergi, kerak bisa tumbuh di dalam hidung dan mengeluarkan bau busuk. Jika Anda ingin menyingkirkannya bisa menyebabkan pendarahan. Rhinitis yang disebabkan oleh alergi bisa menyebabkan rasa gatal-gatal.

Beberapa orang mengalami gejala rhinitis yang parah dan berkelanjutan hingga mengganggu kehidupan sehari-hari akibat tidurnya yang terganggu di malam hari. Namun, kebanyakan penderita rhinitis hanya mengalami gejala ringan yang mudah diobati secara efektif. Jika Anda mengalami gejala Rhinitis secara berkepanjangan lebih baik Anda segera menghubungi dokter unuk mendapatkan langkah penanganan yang tetapt karena tidak bisa dipungkiri bahwa gejala rhinitis yang tak kunjung sembuh juga dapat mengganggu aktivitas Anda sehari-hari.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY