Gejala Sindrom Kaki Gelisah Di Masa Kehamilan

SehatFresh.com – Sekitar 26% ibu hamil kondisi yang disebut restless legs syndrome (RLS) atau sindrom kaki gelisah terutama pada tiga bulan terakhir kehamilannya (Journal of Midwifery and Women’s Health). Kondisi tersebut seringkali digambarkan sebagai sensasi gatal, panas, kram dan seolah ada yang menarik kaki sehingga ada dorongan yang sangat kuat untuk menggerakkan kaki. Setelah kaki digerakkan, sensasi tersebut seringkali reda. Akan tetapi, gejala mungkin muncul lagi ketika kaki berhenti bergerak. Gejala biasanya muncul ketika beristirahat, terutama sebelum tidur atau ketika ibu hamil sudah duduk diam untuk waktu yang lama, seperti saat berkendara jauh.

Pada wanita yang sudah memiliki RLS, kehamilan dapat membuat kondisi lebih buruk, terutama selama trimester terakhir. Beberapa ibu hamil mungkin tidak mengalami RLS, dan tidak ada yang tahu mengapa itu bisa demikian. Menurut beberapa teori, kekurangan zat besi, kekurangan folat, perubahan hormonal (khususnya kenaikan estrogen), dan perubahan sirkulasi adalah penyebab potensialnya.

RLS tidak membawa potensi bahaya bagi bayi. Akan tetapi, bahaya bisa datang jika ibu hamil menggunakan sembarang obat untuk mengatasi ketidaknyamanan akibat RLS tanpa persetujuan dokter. Untungnya, bagi ibu hamil yang mengembangkan RLS selama kehamilan, kondisi ini sifatnya sementara. Gejala biasanya menjadi lebih intens pada tujuh atau delapan bulan usia kehamilan dan biasanya akan hilang setelah melahirkan sekitar dalam waktu satu bulan.

Melakukan peregangan atau menggerakkan kaki dengan berjalan mungkin dapat membantu meredakan gejala. Sayangnya, ini mungkin hanya memberi bantuan sementara. Segera setelah duduk atau berbaring, RLS bisa datang lagi dan cenderung semakin buruk di sore atau malam hari. Pengobatan untuk RLS umumnya pertama akan berfokus pada penanganan segala kondisi yang mendasarinya. Kemudian, dokter mungkin menyarankan teknik perawatan di rumah untuk meringankan gejala. Hal ini meliputi pijat, yoga, mandi air hangat, latihan peregangan kaki, menerapkan kompres panas atau dingin, mempertahankan pola tidur yang baik, rutin berjalan kaki serta menghindari kafein, alkohol, dan produk tembakau.

RLS yang disebabkan oleh kehamilan umumnya akan hilang sendiri. Akan tetapi, bila dibiarkan, ini tentunya bisa menurunkan kualitas tidur yang pada gilirannya mengarah pada kelelahan. Pengobatan untuk kondisi yang mendasarinya, perubahan gaya hidup, dan pengobatan rumah dapat meringankan gejala RLS. Untuk mencegah RLS, para ahli menyarankan agar ibu hamil memastikan bahwa dirinya mengonsumsi vitamin prenatal dengan tepat, makan makanan sehat, menghindari alkohol, kafein dan tembakau serta melakukan aktivitas fisik secara teratur.

Sumber gambar : www.necturajuice.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY