Giat Belajar Matematika Bisa Mencegah Terjadinya Pikun

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Matematika merupakan suatu ilmu pasti yang mungkin identik dengan menghitung angka dan bilangan dengan menggunakan rumus yang sudah diterapkan sejak dahulu kala. Hal tersebut untuk sebagian orang mungkin akan terasa bosan dan malas. Padahal belajar matematika tidak hanya membuat kita mahir dalam berhitung, akan tetapi pelajaran tersebut juga memiliki manfaat yang positif bagi kesehatan. Salah satu manfaat belajar matematika yaitu memberikan dukungan fungsi otak dan meningkatkan kecerdasan.

Otak manusia terdiri dari 4 lobus diantaranya yaitu lobus frontal, lobus parietal, lobus oksipital dan lobus temporal. Setiap lobus tersebut memiliki fungsi dan kegunaan yang berbeda-beda. Pada saat kita sedang belajar matematika maka akan meningkatkan fungsi kerja lobus frontal dan pariental. Lobus frontal akan bekerja untuk memproses informasi baru, mengatur gerakan tubuh, berbahasa dan berfikir logis, lobus tersebut terletak di daerah dahi. Sedangkan lobus pariental bekerja untuk mengatur indra peraba, berhitung, dan mendeteksi arah dan lokasi.

Hasil sebuah penelitian yang ditunjukan oleh Profesoor Ryuta Kawashima menyatakan bahwa pada saat seseorang belajar matematika lebih banyak bagian otak yang aktif dibandingkan dengan bermain game. Selain itu menurut pernyataan beliau bahwa mpada saat seseorang mengerjakan soal matematika kedua sisi otak yaitu otak kanan dan otak kirinya akan lebih aktif. Beliau memberikan sebuah saran yaitu sebelum mengerjakan suatu hal yang sulit sebaiknya anda melakukan latihan soal-soal matematika yang sederhana. Hal tersebut akan membuat otak kita pada saat memproses sebuah informasi akan lebih efisiensi karena otak tersebut sudah teraktivasi.

Mengerajakan soal matematika dapat meningkatkan kecerdasan pada otak. Selain itu belajar matematika juga dapat mencegah terjadinya pikun. Pada saat anda membaca soal matematika dengan bersuara maka hal tersebut dapat mencegah kondisi pikun yang bertambah parah. Pada saat belajar matematika ada dua bagian otak yang mengelolanya. Kedua bagian otak tersebut berfungsi untuk mengatur kemampuan membaca soal dan angka-angka, mengoperasikan angka-angka, mebuat tangan bergerak untuk menuliskan rumus, hitungan dan hasil jawaban yang di dapatkan.

Hal tersebut secara tidak langsung dapat membuat kemampuan berfikir menjadi meningkat dan menurunkan resiko terjadinya pikun. Dibuktikan oleh hasil penelitian yan dilakukan oleh sebagian para ahli yang menyatakan bahwa apabila anda gemar melakukan latihan soal-soal matematikan dan terus belajar matematika maka resiko terjadinya pikun semakin kecil.

Pikun biasanya terjadi pada orang-orang yang sudah lanjut usia, akan tetapi kondisi ini tidak menutup kemungkinan terjadi pada remaja dan orang dewasa. Untuk itu cara ini dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif untuk mencegah terjadinya pikun, terutama cara ini sangat baik untuk dilakukan orang-orang yang lanjut usia. Mengerjakan latihan atau soal-soal matemateka yang sederhana sesring mungkin akan mencegah terjadinya pikun pada diri anda. (KMY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here