Gusi Berdarah Bisa Jadi Tanda Penyakit

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Tidak sedikit orang yang menganggap remeh gusi berdarah. Memang, gusi berdarah biasanya disebabkan oleh penghapusan plak yang tidak memadai yang menyebabkan gusi meradang dan menyebabkan gingivitis atau peradangan gusi.

Selain itu, gusi berdarah juga bisa berarti tanda penyakit tertentu. Berikut beberapa penyakit yang ditandai dengan gusi berdarah:

  • Diabetes

Ada hubungan yang kuat antara diabetes dan penyakit periodontal termasuk radang gusi. Gusi berdarah biasanya salah satu gejala pertama dari diabetes. Mengelola tingkat gula darah hampir tidak mungkin bila ada penyakit gusi perdarahan aktif. Penderita diabetes harus menjaga kesehatan mulut serius untuk menghindari infeksi mulut dan masalah mulut lainnya.

  • Trombositopenia

Kondisi ini didefinisikan oleh kekurangan trombosit dalam darah. Hal ini menyebabkan perdarahan jaringan gusi, memar dan pembekuan darah secara lambat setelah cedera. Hal ini juga dapat menyebabkan lesi oral. Jika Anda memiliki trombositopenia, trauma kecil pun dapat menyebabkan gusi berdarah.

  • Leukemia

Penderita leukemia umumnya mengalami perdarahan tiba-tiba pada beberapa area tubuh. Bagian yang sering mengalaminya antara lain kulit, mata, hidung, gusi dan saluran pencernaan. Nah, salah satu tanda-tanda pertama dari leukemia ialah gusi berdarah. Infiltrasi gingiva oleh sel-sel leukemia membuat gusi berdarah dan muncul hemoragi. Kondisi ini sangat serius yang mungkin memerlukan perhatian segera. Jika Anda telah menjaga kebersihan mulut dengan baik tapi masih pendarahan lebih dari seminggu, segeralah periksa ke dokter gigi.

  • HIV

Sebanyak 90% pasien HIV-positif mengalami setidaknya satu gangguan oral termasuk penyakit gusi dan gusi berdarah karena periodontitis atau gingivitis.

  • Hemofilia

Ini adalah penyakit kelainan pembekuan darah, yang merupakan penyakit keturunan. Meski jarang, hemophilia bisa terjadi akibat kerusakan kromosom X dalam tubuh. Pada penderita hemophilia, darah tidak dapat membeku dengan normal. Meski hanya terluka sedikit atau mengalami trauma, risiko perdarahan cukup tinggi. Selain itu, penderita hemofilia juga umumnya mengalami perdarahan dalam. Kondisi ini dapat merusak persendian, organ dan jaringan lunak.

  • Penyakit von Willebrand

Ini adalah suatu kelainan yang diturunkan yang mana terjadi kekurangan faktor von Willebrand dalam darah. Faktor von Willebrand itu sendiri merupakan protein yang membantu bekuan darah. Penyakit ini dapat terjadi pada pria maupun wanita. Derajat keparahan penyakit ini tergolong lebih lebih ringan daripada hemofilia. Untuk mengurangi tingkat keparahan, hindari penggunaan obat-obatan yang dapat memperparah perdarahan, misalnya aspirin dan ibuprofen.

Cukup mengerikan, bukan? Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk rutin memeriksakan gigi ke dokter gigi. Lakukan setidaknya setiap enam bulan sekali. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here