Hal-Hal yang Menjadi Pemicu Pubertas Dini pada Anak

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Masa peralihan dari anak-anak menjadi remaja atau bisa disebut  dengan pubertas yang ditandai dengan perubahan fisik dan mental seorang anak. Pertumbuhan merupakan hal yang baik bagi anak-anak akan tetapi pubertas yang terlalu cepat manjadi hal yang tidak wajar. Hal tersebut bisa disebut pubertas dini yang kemungkinan merupakan suatu pertanda dari masalah kesehatan yang dialami anak-anak dan biasanya  akan berdampak pada kesehatan reproduksinya.

Adapun tanda-tanda yang dialami anak seperti adanya perkembangan organ reproduksi anak yang terjadi sebelum usia pubertas. Namun hal ini sulit untuk segera terdeteksi dan terdiagnosa dengan tepat karena terdapat tanda-tanda pubertas dini.

Penyebab dari pubertas dini pada anak

Penyebabnya pada anak memang sangat sulit untuk diketahui namun dapat dibedakan berdasarkan jenis perkembangannya contohnya pada pubertas dini sentral atau perifer.

  1. Penyebab pubertas sentral

Pubertas dini sentral ini melibatkan peranan otak sebagai pemicu organ reproduksi untuk dapat, menghasilkan hormon seksual. Hal ini memang dapat disebabkan oleh berbagai gangguan pada sistem saraf pusat dan menjadi pemicu terjadinya pubertas dini pada anak. Adapun beberapa gangguan lain seperti:

  • Tumor pada otak atau saraf tulang bagian belakang
  • Cacat pada otak kongenital atau tumor non-kanker
  • Efek paparan oleh radiasi pada otak atau tulang belakang
  • Luka yang ada pada tulang belakang
  • Sindrom McCune- Albright (genetik yang mempengaruhi warna tulang.
  • Kelainan genetik yang menyebabkan gangguan pada produksi hormon
  • Kelainan genetik yang menyebabakan gangguan produksi hormon kelenjar adrenal
  • Gangguan hipotiroid
  1. Pubertas dini perifer

Gangguan pada pubertas dini perifer ini tidak melibatkan saraf pusat akan tetapi gangguan hormon dan organ reproduksi yang menjadi penyebabnya penyeban pubertas dini perifer ini yaitu:

  • Tumor yang ada pada kelenjar adrenal.
  • Sindroma McCune-Albright.
  • Paparan hormon estrogen atau testosterone dari obat-obatan bebas
  • Kista dan tumor pada ovarium anak perempuan, adapun pada laki-laki tumor sel yang di hasilkan sperma atau hormon testosterone.
  • Mutasi genetik pada kelenjar gonad pada bayi laki-laki sehingga akan menyebabkan produksi testosterone sudah dapat dimulai sejak 1 sampai 4 tahun.

Faktor yang dapat meningkatkan risiko anak-anak mengalami pubertas dini seperti :

  • Seorang anak dengan jenis kelamin prempuan
  • Obesitas pada anak prempuan yang memiiki sel lemakyang cukup untuk pubertas
  • Seseorang yang menggunkaan obat-obatan yang megandung hormon seks
  • Komplikasi yang disebabkan hormon adrenal dan tiroid biasanya dipengaruhi faktor genetik
  • Kerusakan atau infeksi yang disebabkan oleh operasi atau terapi dengan radiasi

Jika anda sudah mengetahui tanda dan faktor dari pubertas dini selanjutknya akan menimbulkan dampak buruk. Dampak dari pubertas dini yaitu seorang anak dengan ketidaksiapan tubuhnya untuk mengalamimasa pubertas dan kemudian menyebabkan ketidakseimbangan pertumbuhan pada anak. Akibatnya pertumbuhan fisik dan mental anak akan menjadi tidak optimal. Dan dampak pubertas dini secara fisik yaitu pertumbuhan badan yang cenderung akan pendek. Pada anak yang mengalami pubertas dini mungkin mengalami tinggi badan diawal namun saat dia beranjak dewasa ia akan memiliki tinggi badan dibawah normal.(NLT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here