Hal yang Dapat Orangtua Lakukan Ketika Anak Mengalami OCD

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – OCD atau Obsessive Compulsive Disorder merupakan suatu kondisi mental dimana seseorang yang mengalami gangguan ini memiliki pemikiran obsesif dan bertindak kompulsif. Kondisi ini apabila terjadi pada anak akan menimbulkan rasa takut atau obsesif tertentu yang tidak bisa di hindari dan akhirnya melakukan tindakan berulang (kompulsif).

Pada umumnya rasa takut yang terjadi pada anak berupa rasa takut kotor, takut kuman, takut menyakiti diri sendiri dan lain-lain. Kondisi ini disebabkan oleh beberapa faktor penyebab seperti faktor biologi, faktor psikologis, faktor lingkungan dan faktor infeksi bakteri.

Kondisi ini memang tidak menimbulkan hal fatal akan tetapi tentu tidak baik jika tidak dilakukan penanganan. Berikut ini beberapa hal yang dapat anda lakukan apabila anak mengalami OCD, antara lain:

  1. Mengetahui ritual yang dilakukan

Yang perlu anda lakukan di awal mengetahui ritual yang sering dilakukan anak dengan cara mengenali obsesi anak terhadap kebersihan dan kerapian. Dengan cara ini anda dapat menentukan langkah selanjutnya.

  1. Lakukan terapi Cognitive-Behavior

Anda dapat melakukan terapi Cognitive_Behavior dengan melibatkan seseorang yang ahli di bidangnya (Psikolog). Sebuah riset menyatakan bahwa keterlibatan orangtua sangat membantu kesembuhan anaknya.

  1. Sembunyikan kondisi ini pada anak

Sebaiknya anda jangan menjelaskan kondisi OCD pada anak karena hal ini suatu hal yang tidak tepat untuk dilakukan karena secara medis OCD merupakan gangguan mental dimana otak berperan dan bereaksi pada bahaya berupa (penjahat, kumat, hewan, dll) dan bukan logika. Mengatakan kepadanya hanya akan membuat anak melakukannya kembali.

  1. Hindari kata berhenti melakukan itu

Apabila anak terus menerus melakukan hal yang sama dan tidak masuk akal sebaiknya anda tidak perlu menegurnya dan mengatakannya untuk berhenti karena hal ini hanya akan membuat anak menganggap anda sebagai musuh dan tidak membuat anak tenang. Tips untuk menghentikan kebiasaannya yaitu dengan menggunakan kata “si Jahat”.

  1. Bantu anak mengurangi ritual

Bersikaplah dengan tegas dan konsisten dengan mendisiplikannya untuk mengurangi sebuah ritual. Namun hal ini anda perlu menggunakan cara yang tepat.

  1. Berikan keyakinan pada anak

Kondisi OCD atau obsessive Compulsive Disorder dapat menurunkan keyakinan dan akan selalu merasa cemas. Sehingga untuk mengatasi hal ini anda dapat memberikan kekuatan dengan membuat anak menjadi yakin dan tidak merasa cemas lagi. Gunakan kata-kata yang mudah di mengerti oleh anak. selain itu anda harus menanamkan rasa percaya diri dan keyakinan anda bahwa anak anda akan sembuh

  1. Kesabaran

Memiliki anak dengan kondisi OCD tentu tidaklah mudah dan mungkin anda sering kali terpancing emosi saat membantu mengatasi si kecil dalam menyelesaikan gangguannya. Hal ini tentu tidaklah baik untuk dilakukan oleh anda. Karena sebaiknya anda senantiasa bersikap sabar dalam menghadapinya. (KMY)


Warning: A non-numeric value encountered in /home3/sehatfre/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here