Hal yang Harus Diperhatikan pada Pakaian Baru Dibeli

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Momentum bulan Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri biasanya dimanfaatkan banyak toko pakaian untuk memberikan diskon besar-besaran. Setali tiga uang, hal tersebut juga dimanfaatkan banyak pihak untuk membeli pakaian yang kelak digunakan saat berkunjung ke rumah sanak famili.

Perlu diperhatikan bagi seseorang yang membeli pakaian baru, jangan hanya melepas label harga kemudian langsung memakainya. Tentu saja kebiasaan itu sangat tidak baik, karena bisa menyebabkan kulit terkena kuman atau bakteri. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini beberapa hal yang harus diperhatian pada pakaian yang baru dibeli sebelum dipakai.

Cuci bersih pakaian yang baru dibeli sebelum dipakai

Ketika membeli pakaian baru dari toko, jika dimungkinkan meminta stok pakaian yang masih dalam lipatan atau belum dicoba banyak orang. Di satu sisi pakaian yang digantung atau dipajang, itu adalah pakaian yang paling sering dicoba.

Pakaian setelah dibeli, maka perlu dicuci bersih dengan detergen anti bakteri. Kucek atau sikat bagian lipatan ketiak, leher, paha dan lipatan-lipatan lainnya. Pasalnya pada bagian-bagian lipatan itulah yang biasanya banyak meninggalkan bakteri atau kuman.

Jika diperlukan rendam pakaian baru dengan air panas

Tidak dipungkiri jika banyak orang yang yang mencoba pakaian di toko. Setiap orang yang memakai pakaian tersebut untuk dicoba di kamar ganti, mungkin saja meninggalkan banyak hal. Tidak hanya noda make up, namun juga noda makanan atau keringat. Banyak kuman dan bakteri yang tertinggal pada sampel pakaian baru di toko.

Pada pakaian yang terpajang tersebut ditemukan bakteri kulit, bekas ludah, organisme yang biasa terdapat pada vagina, bahkan sisa-sisa kotoran manusia. Alhasil jika diperlukan, rendam dengan air panas pakaian sebelum dicuci.

Jangan cium pakaian baru terlalu lama karena mengandung zat kimia

Seperti yang diketahui jika pakaian yang baru beli, sebenarnya menjalani proses yang cukup panjang. Diawali dari proses pemintalan benang, pembuatan kain, pewarnaan kain, pemotongan kain, penjahitan kain, pengemasan hingga pemajangan pada sebuah toko.

Proses-proses tersebut sebenarnya meninggalkan berbagai zat kimia yang dapat membuat kulit alergi, khususnya pada anak-anak yang sensitif. Jika tidak percaya bahwa pakaian yang baru mengandung zat kimia, maka cium sejenak.

Ketika mencium, maka akan semerbak bau yang khas dari pabrik pakaian. Lebih tepatnya aroma tersebut merupakan campuran dari berbagai zat seperti pemutih, pewarna tekstil, dan lain-lain. Cara lain untuk mengetahui zat kimia pada pakaian adalah dengan melihat perubahan air ketika direndam.

Tidak jarang ada perubahan warna pada air rendaman pakaian baru. Selain itu pada sebagian orang yang alergi, pewarna pakaian dapat membuat kulit gatal atau memerah. Oleh karena itu jangan mencium pakaian baru terlalu lama, karena mengandung zat-zat kimia. (APY)


Warning: A non-numeric value encountered in /home3/sehatfre/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here