Hal yang Perlu Disiapkan Ibu Hamil untuk Menyambut Bulan Puasa

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Setiap orang yang beragama islam diwajibkan untuk berpuasa dan membayar zakat di bulan ramadhan. Puasa merupakan suatu kewajiban umat islam yang harus dilakukan bagi mereka yang sudah baligh dan berakal sehat serta mampu menjalankannya (tidak sedang sakit). Lalu bagaimana mana hukum ibadah puasa bagi wanita hamil?

Wanita yang sedang hamil diwajibkan untuk berpuasa apabila mampu menjalankannya dan dalam keadaan sehat (tidak sakit atau tidak dalam kondisi yang dapat membahayakan jiwa ibu dan janin yang dikandungnya). Sehingga bagi wanita hamil yang tidak mampu melakukannya diperbolehkan untuk tidak berpuasa dan dapat menggantinya dengan berpuasa dilain waktu sebelum datangnya bulan ramadhan kembali atau membayar fidyah. Untuk memahaminya dengan jelas anda dapat mengenal fase kehamilan berikut ini :

  • Trimester pertama

Pada tiga bulan pertama atau trimester satu kehamilan biasanya ibu hamil akan mengalami keluhan berupa morning sickness yang ditandai dengan mual dan muntah. Setiap ibu hamil yang mengalami keluhan tersebut akan berbeda-beda tingkatannya mulai dari ringan, sedang sampai parah. Bagi yang mengalami kondisi ini ringan sebaiknya anda tetap melakukan ibadah puasa. Dan bagi yang dalam tahap sedang hingga parah sebaiknya anda jangan melakukan ibadah puasa demi keselamatan dan kesehatan anda dan bayi.

  • Trimester kedua

Trimester kedua atau 3 bulan selanjutnya biasanya disebut fase adaptasi bagi ibu hamil karena pada masa ini keluhan berupa mual muntah akan berkurang. Bagi ibu hamil yang sehat anda wajib melakukan ibadah puasa, namun bagi anda yang terkadang masih merasakan mual dan muntah anda dapat melakukan ibadah puasa secara bertahap dan tidak perlu memaksa apabila tidak kuat dalam mengatasi keluhan yang terjadi.

  • Trimester 3

Pada trimester tiga tentu ibu hamil akan mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk proses melahirkan, termasuk mempersiapkan kondisi kesehatannya sendiri. Bagi anda yang mampu melakukan ibadah puasa hukumnya wajib. Akan tetapi tidak perlu memaksakan diri apabila mengalami beberapa keluhan.

Bagi ibu hamil yang akan menjalankan ibadah puasa tentu harus mempersiapkan segala sesuatunya untuk menjaga kesehatan diri dan bayi yang dikandungnya. Berikut ini beberapa hal yang dapat dilakukan ibu untuk menyabut bulan puasa atau yang akan menjalankan ibadah puasa, antara lain :

  1. Periksakan ke dokter

Untuk menyambut bulan puasa, sebaiknya ibu hamil memeriksakan dirinya ke bidan atau dokter untuk mengetahui kesehatannya dan kehamilannya. Hal ini penting sekali dilakukan untuk mengetahui kesiapan tubuh ibu hamil pada saat akan menjalani ibadah puasa.

  1. Mempersiapkan nutrisi yang akan dikonsumsi

Kebutuhan nutrisi wanita hamil tentu akan meningkat dari wanita yang tidak hamil. Untuk mempersiapkan ibadah puasa, ibu hamil harus tetap mempersiapkan asupan gizi yang dikonsumsinya agar kebutuhan nutrisinya terpenuhi. Perbanyak buah dan sayur serta ikan-ikan.

  1. Melakukan cek ulang

Sebaiknya ibu hamil mengecak ulang di pertengahan bulan puasa ke bidan atau dokter untuk memantau kondisi kesehatan dirinya dan bayi yang dikandungnya.

  1. Memeriksakan diri saat ada keluhan

Apabila anda mengalami keluhan selama menjalani ibadah puasa, maka anda harus memeriksakan diri ke bidan atau dokter untuk mengatasi keluhan tersebut dan mencegah terjadinya hal-hal yang membahayakan.

  1. Mengurangi aktivitas fisik untuk menjaga stamina dan kesehatan ibu hamil selama menjalankan ibadah puasa.
  2. Stay calm and possitive

Hindari stres dan berfikir positi serta tetap menyakini bahwa niat baik anda menjalankan ibadah puasa akan diberikan kemudahan dan kesehatan oleh Allah SWT. (KMY)


Warning: A non-numeric value encountered in /home3/sehatfre/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here