Hati-hati! Posisi Seks yang Berdampak Negatif Bagi Pria

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Pada saat melakukan hubungan intim dan wanita berada di atas, dia akan bertanggung jawab atas 50 persen kasus penis patah yang diderita pria selama berhubungan seksual. Menurut para peneliti di Brasil, hal ini karena wanita mengontrol gerakan penis dengan seluruh berat tubuhnya yang langsung jatuh di atas penis. Dan pria tidak bisa berbuat banyak ketika penis menderita kesalahan dalam penetrasi.

Selain posisi woman on top, ada beberapa posisi seks berbahaya lainnya yang dapat menyebabkan cedera pada alat vital pria. Meski begitu, bukan berarti posisi seks berikut ini harus Anda hindari, namun tetap berhati-hatilah saat melakukan posisi ini untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya cidera pada penis.

  1. Duduk di atas meja

Posisi seks di atas meja bisa dikatakan sebagai posisi seks paling berbahaya karena sebagian besar penis bisa patah akibat adegan ini. Patahnya penis adalah dengan pecahnya tabung berisi darah di bagian penis, yang disebabkan oleh seks yang sangat kuat, kata Justin Lehmiller Ph.D., dosen seksualitas manusia dan psikologi di Harvard University.

  1. Woman on top dengan bersandar ke belakang

Posisi ini adalah posisi seks paling berbahaya yang sering dilakukan banyak orang. Gambarannya, pria tidur telentang dengan wanita duduk di atas perut atau pas di atas penis si pria. Namun, kebanyakan wanita memilih bersandar ke belakang daripada meletakkan tangan di dada pria.

Mengapa posisi ini berisiko? Sama seperti lutut atau siku, saat penis ereksi, tubuh Anda bisa meregang berlebihan (hiperekstrensi). Apabila hal ini berjalan terus menerus, hiperekstensi dapat menyebabkan penyakit Peyronie, yakni adanya penumpukan plak yang mengakibatkan penis menekuk ketika ereksi.

  1. Berdiri

Posisi ini sama seperti posisi misionaris, namun bedanya pada posisi ini dilakukan dengan berdiri. Pria mengangkat semua berat badan wanita, lalu membawa badannya ke belakang. Kemudian, untuk mempermudah penetrasi, pria akan meregangkan lutut. Mengapa berbahaya? Karena posisi seks seperti ini jauh lebih mungkin untuk menyebabkan keseleo atau nyeri punggung untuk pria. Belum lagi pria dapat jatuh apabila pijakan kakinya tidak pasti, termasuk juga pada wanita.

Risiko memiliki penis patah ketika melakukan berbagai posisi di atas dapat terjadi, meskipun jarang. Namun, ketika pria mengalami penis patah, maka ia harus mendapatkan pertolongan medis sesegera mungkin. Posisi seks terbaik adalah posisi seks tradisional, seperti misionaris, di mana pria mengontrol seluruh kegiatan. Pada saat pria mengendalikan jalannya penetrasi, maka secara otomatis dirinya memiliki kesempatan lebih banyak untuk mengontrol dan  menghentikannya jika sewaktu-waktu merasakan rasa sakit yang dapat membahayakan penisnya. Hal itu dapat meminimalisir akan munculnya bahaya kesehatan pada penis. (AGT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here