Hepatitis A? Jangan Remehkan, Bawa Anak Imunisasi

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sering melihat si kecil kelelahan, mual, kulit dan mata berwarna kekuningan? Segera periksa ke dokter, karena itu merupakan beberapa gejala hepatitis, jangan diremehkan karena penyakit ini dapat menyebabkan peradangan hati dan menimbulkan luka pada hati apabila terlambat penanganannya. Salah satu jenis hepatitis yang paling mudah menular adalah hepatitis A, selain itu hepatitis A juga merupakan hepatitis yang paling ringan dan mudah disembuhkan karena biasanya dapat sembuh dengan sendirinya.

Hepatitis A memang merupakan virus yang paling ringan, namun wajib juga diperangi karena penyakit ini dapat menyebabkan demam, flu, sakit kuning, kram perut, diare, kurang nafsu makan dan mual. Banyak penderita hepatitis A yang dilarikan kerumah sakit. Virus hepatitis A banyak ditemukan pada kotoran dan biasanya ditularkan melalui air dan makanan. Maka dari itu, pentingnya mencuci tangan dan menjaga kebersihan adalah awal mula yang baik untuk mencegah penularan virus hepatitis A.

Perlukah vaksin untuk hepatitis A? jawabannya adalah tentu saja, karena vaksin untuk hepatitis A efektif untuk mencegah penyakit ini apabila diberikan dua kali vaksinasi dan tentu vaksin ini dapat diberikan juga bersamaan dengan vaksin lain.  Vaksin hepaptitis A diyakini berfungsi untuk mencegah infeksi setidaknya untuk 20 tahun.

Tentu agar dapat terhindar dari penyakit hepatitis A harus dilakukan imunisasi dengan sesegara mungkin.

  1. Untuk kalangan usia bayi yang dibawah 12 bulan dapat diberikan immunoglobin
  2. Untuk kalangan usia 12 bulan – 40 tahun, berbadan sehat, diberikan dosis tunggal berupa vaksin yang berisi hepatitis A.
  3. Untuk kalangan usia diatas 40 tahun, sebaiknya diberikan immunoglobin atau dapat juga diberikan vaksin yang berisi hepatitis A apabila immunoglobin tidak ada.
  4. Untuk orang-orang yang mengalami keadaan tertentu. Seperti, mengalami penurunan dalam kekebalan tubuh, menjadi penderita hepatitis kronis, dan orang yang vaksinasi hepatitis. Orang-orang ini mengalami kontradiksi. Maka sebaiknya diberikan immunoglobin.

Untuk pencegahan bagi mereka yang telah melakukan kontak dengan penderita hepatitis A setelah melakukan paparan adalah melakukan imunisasi pasif dengan immunoglobin. Immunoglobin ini sendiri merupakan antibodi yang berasal dari plasma manusia. Setelah disuntikkan kedalam tubuh, zat ini memberikan reaksi cepat apabila virus hepatitis menginfeksi tubuh. Immunoglobin sangat efektif apabila diberikan sebagai pencegahan hepatitis setelah melakukan kontak dengan penderita. Namun, antibodi ini memiliki kekurangan. Yaitu, perlindungan yang diberikan sangat cepat atau dalam jangka waktu yang pendek sekitar 6 bulan.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY