Hidup Dengan Satu Ginjal

SehatFresh.com – Umumnya, manusia memiliki sepasang ginjal. Namun, beberapa orang mungkin harus hidup dengan satu ginjal. Penyebabnya bisa karena memang dilahirkan hanya dengan satu ginjal, kehilangan satu ginjalnya akibat penyakit, kecelakaan, atau didonorkan kepada orang lain. Lantas, mungkinkah manusia hidup dengan satu ginjal? Jawabannya tentu mungkin.

Orang dengan satu ginjal dapat hidup normal layaknya orang dengan dua ginjal tanpa ada batas makanan yang rumit kecuali ginjal memang jika memang ginjal yang tersisa memiliki masalah. Banyak juga orang yang menjalani hidup tanpa mengetahui bahwa mereka hanya memiliki satu ginjal. Terkait ini, tidak ditemukan adanya peningkatan gagal ginjal pada orang yang lahir dengan satu ginjal, atau mengalami gagal ginjal karena satu ginjalnya diangkat atau didonorkan.

Pada beberapa orang yang lahir dengan ginjal tunggal atau pada orang yang ginjalnya diangkat selama masa kanak-kanak, ada kemungkinan kehilangan sedikit fungsi ginjal di kemudian hari. Tapi, ini biasanya memakan waktu 25 tahun atau lebih untuk terjadi. Ada juga risiko memiliki tekanan darah tinggi di kemudian hari. Namun, hilangnya fungsi ginjal biasanya sangat ringan, dan kehidupan juga akan berjalan normal.

Gaya hidup sehat tentunya sangat penting untuk mencegah kerusakan ginjal. Ini berlaku untuk siapapun, terlebih bagi orang dengan satu ginjal. Pasalnya, jika ginjal yang tersisa juga rusak, maka sudah tidak ada cadangan lagi. Inilah yang menjadi masalah. Oleh karenanya, pencegahan adalah langkah paling bijak. Pencegahan ini cukup dilakukan dengan menjalani pola hidup sehat seperti makan makanan sehat, rutin berolahraga, cukup istrirahat, tidak merokok dan jauhi alkohol.

Ginjal tunggal biasanya akan tumbuh lebih cepat dan lebih besar. Karena lebih besar dan lebih berat, ginjal tunggal menjadi lebih rentan terhadap cedera. Maka, penting untuk mewaspadai risiko cedera ketika berpartisipasi dalam berbagai kegiatan fisik. Sebaiknya hindari olahraga yang meningkatkan risiko terjadinya kontak berat atau tabrakan. Ini mungkin termasuk tinju, sepak bola, seni bela diri dan gulat. Jika memang ingin berpartisipasi, ini harus ekstra hati-hati dan memakai pelindung yang memadai.

Kesimpulannya, selama ginjal tunggal tersebut tidak mengalami kerusakan apapun, maka kualitas hidup orang dengan satu ginjal tidak akan orang yang hidup dengan sepasang ginjal. Donor ginjal juga memang sangat dibutuhkan oleh orang-orang yang mengalami gangguan pada fungsi kedua ginjalnya. Ketika seseorang memutuskan untuk mendonorkan ginjalnya, maka ia harus melakukan pemeriksaan guna memastikan kondisi ginjal yang nanti tersisa tetap dapat bekerja secara normal sesuai fungsinya.

Sumber gambar : SehatFresh.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY