Hindari Melahap Makanan Ini Terlalu Banyak saat Berbuka

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Hidangan berbuka puasa biasanya disajikan beraneka ragam. Belum lagi godaan berbagai sajian yang dijajakan di pasar atau pinggir jalan. Sungguh menggugah selera. Mata boleh tergiur, namun perut harus menahan godaan karena makanan tertentu sebenarnya kurang baik dikonsumsi terlalu banyak saat berbuka.

Bagi yang menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan, maka ia akan mengalami perubahan pola makan. Kondisi ini menuntutnya untuk memilah makanan mana yang sebaiknya dihindari agar tubuh dan pencernaan tetap sehat. Berikut adalah beberapa menu makanan yang sebaiknya tidak dilahap terlalu banyak untuk berbuka puasa.

  • Gorengan

Makanan ini sudah menjadi semacam menu wajib bagi beberapa orang saat berbuka. Rasanya yang gurih, membuat makanan ini disukai banyak orang. Sayangnya, makanan ini tidak dianjurkan untuk dikonsumsi saat berbuka puasa. Tak hanya memicu kegemukan, gorengan juga membuat organ tubuh harus bekerja keras memproses lemak yang terdapat di dalamnya. Selain itu, menurut pakar gizi Prof. Dr. Hardiansyah MS, gorengan termasuk jenis makanan yang memiliki kandungan protein tinggi. Protein memerlukan proses lama untuk mengubahnya menjadi energi. Akibatnya, bisa membuat orang lemas bukan segar setelah banyak mengonsumsinya.

  • Makanan cepat saji

Makanan cepat saji tak hanya dianjurkan sebagai menu berbuka, namun juga sehari-hari. Kandungan lemak yang terkandung di dalamnya tidak baik bagi kesehatan tubuh.

  • Air dingin

Saat berpuasa, suhu tubuh akan cenderung lebih hangat. Oleh karena itu, berbuka puasalah dengan air hangat. Mengonsumsi air es saat perut kosong akan membuat tubuh menjadi tidak nyaman. Hindari pula minuman yang mengandung es terlalu banyak sebab dapat membuat perut cepat kenyang. Meskipun cepat kenyang, minuman yang mengandung es biasanya gizinya tak seimbang sehingga daya tahan tubuh bisa menurun.

  • Gula

Berbukalah dengan makanan atau minuman yang manis telah menjadi semacam slogan wajib saat berbuka. Akibatnya, orang berlomba-lomba mengonsumsi minuman maupun makanan manis. Memang benar, makanan atau minuman manis akan cepat menggantikan energi yang hilang. Namun, sebaiknya jumlahnya dibabatasi. Manis berlebih bisa membuat kadar lemak darah atau trigliserida naik. Pilihan lain adalah memilih pemanis yang berasal dari bahan alami, misalnya jus buah-buahan yang tentu saja jangan menggunakan gula.

  • Makanan asam dan pedas

Batasi pula konsumsi makanan asam dan pedas pada saat berbuka puasa. Pakar kesehatan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Dr. dr. H. Ari Fahrial Syam menjelaskan, mengonsumsi makanan asam dan pedas sebaiknya dikonsumsi secara bijak. Sebab, keduanya bisa mengiritasi lambung karena perut kosong dalam waktu lama.

  • Makanan bersantan

Kandungan lemak jenuh dalam santan memicu meningkatnya kolesterol jahat. Oleh karena itu, santan tidak dianjurkan untuk dikonsumsi saat berbuka puasa. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here