Hiperkalemia? Sepuluh Makanan Ajaib ini Wajib Kamu Konsumsi

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Hiperkalemia, mungkin ada pembaca yang baru mengetahui penyakit ini. Apa itu Hiperkalemia? Bagaimanakah gejalanya? Jika pembaca pernah mengalami mual-mual, badan yang fit tiba-tiba terasa cepat lelah, kaki kesemutan, dan otot-otot terasa lemah. Segeralah periksa ke Dokter, karena itu merupakan gejala dari hiperkalemia. Untuk penderita hiperkalemia yang sudah akutĀ  mereka mengalami jantung yang kadang-kadang berhenti berdetak dan bahkan kelumpuhan. Mengapa demikian? Apa itu sebenarnya hiperkalemia? Hiperkalemia adalah kondisi dimana kadar kalium pada darah sangat tinggi. Tapi jangan khawatir, lakukan pengobatan dan penuhi asupan gizi untuk penderita hiperkalemia.

  1. Nasi

Makanan pokok asli Indonesia ini dapat menurunkan kadar kalium untuk penderita hiperkalemia. Selain itu nasi putih juga berfungsi sebagai sumber energi bagi tubuh dan tidak mengandung lemak jenuh. Murah dan sehat.

  1. Sereal

Apa sereal favorit anda? Sepertinya semua orang suka dengan makanan yang satu ini. Terdiri dari berbagai macam rasa seperti cokelat, madu, strawberry dan lain-lainnya dan dicampur dengan susu kesukaan anda. Ternyata makanan yang sering digunakan sebagai sarapan pagi ini merupakan makanan yang sehat untuk penderita hiperkalemia.

  1. Roti

Tidak perlu repot mencari makanan untuk penderita hiperkalemia, karena roti pun ternyata merupakan makanan yang baik untuk menurunkan kadar kalium. Makanan ini sangat simpel karena dapat dimakan dimanapun dan kapanpun. Enggak pakai ribet deh!

  1. Keju

Banyak rumor yang beredar mengenai terciptanya makanan enak ini. Ada yang menyebutkan bahwa keju berasal dari pengembara Arab yang tidak sengaja menyimpan susu didalam pelananya, ternyata saat dibuka susu itu telah berubah menjadi gumpalan-gumpalan putih yang kita sebut keju. Setelah diketahui ternyata pelana pengembara tersebut terbuat dari perut hewan, entah kambing, sapi ataupun domba yang mengandung rennet. Ada pula cerita yang beredar bahwa keju tercipta dari beberapa pemburu yang mendapatkan hasil buruan anak sapi, saat perut anak sapi tersebut dibuka mereka menemukan gumpalan putih dalam perut anak sapi yang sebenarnya adalah susu tapi karena enzim rennet, susu tersebut menjadi gumpalan yang disebut keju. Wah ditemukan dengan tidak sengaja tapi enak ya?

  1. Susu

Kalau keju dapat menurunkan kadar kalium, tentu susu juga dong. Minuman sehat ini sangat enak untuk diminum langsung maupun digunakan sebagai campuran. Susu mempunyai berbagai macam rasa yang tentunya enak. Penderita hiperkalemia pasti suka kan?

  1. Selada

Selada ataupun sactuca lativa sering sekali ditemukan didalam salad, hamburger maupun lalapan sebagai temannya sambal. Selada dapat menyembuhkan beberapa macam penyakit dan mempercepat pulihnya otot-otot saraf, hal ini dikarenakan selada mengandung magnesium dan beta-karoten.

  1. Lobak

Tanaman asal negeri tirai bambu ini ternyata memiliki banyak khasiat lho, lobak terdiri dari tiga warna yaitu merah, putih dan hitam. Selain China, tanaman ini banyak dibudidayakan di Benua Eropa. Lobak merupakan buah ajaib karena dapat mengobati berbagai penyakit. Diantaranya, kanker, hati, asma, ginjal, kulit dan tentunya sangat baik intuk penderita hiperkalemia.

  1. Tomat

Siapa yang suka jus tomat? Pasti banyak yang bilang iya. Selain enak ternyata tomat mengandung berbagai macam zat yang baik untuk tubuh seperti magnesium, alpha,beta-karoten, lycopene, dan lutein. Wow, mulai sekarang rajin-rajin konsumsi tomat ya.

  1. Mentimun

Sama dengan lobak, mentimun juga berasal dari Negeri China. Mentimun banyak diolah sebagai acar, lalapan maupun salad. Selain bermanfaat untuk kecantikan kulit, mentimun juga bagus untuk dikonsumsi oleh penderita hiperkalemia.

  1. Lemon

Siapa yang tak kenal si kuning yang asam ini? Lemon tak hanya digemari karena asik di jus dalam cuaca panas namun, diolah juga menjadi berbagai macam makanan seperti biskuit, cake, dan olahan dessert. Tidak hanya mengandung vitamin C, lemon juga terkandung beberapa nutrisi seperti riboflavin, vitamin B, mineral, magnesium, calcium, fosfor, protein dan karbohidrat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY